PEMBERIAN BANTUAN GENTING NON NUTRISI (RUMAH LAYAK HUNI) KOLABORASI BAZNAS DAN PEMERINTAH DAERAH
NATAR, 30 DESEMBER 2025 – Upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Pada hari ini, Selasa (30/12), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Daerah setempat secara resmi menyerahkan bantuan program "Genting Non Nutrisi" atau Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga prasejahtera di wilayah Kecamatan Natar.
Program kolaboratif ini menyasar keluarga yang tinggal di hunian tidak layak, dengan fokus perbaikan pada struktur bangunan, atap (genting), serta sanitasi dasar. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran negara dan lembaga filantropi dalam menjamin hak dasar masyarakat atas tempat tinggal yang aman dan sehat.
Poin Utama Kegiatan:
-
Sinergi Strategis: Kolaborasi pendanaan dan pendataan antara BAZNAS sebagai pengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait.
-
Target Sasaran: Warga di Kecamatan Natar yang telah melalui proses verifikasi faktual agar bantuan tepat sasaran.
-
Tujuan Program: Meningkatkan indeks kesehatan masyarakat melalui hunian yang layak serta meminimalisir risiko bencana sosial dan kesehatan di lingkungan padat penduduk.
"Bantuan ini bukan sekadar memberikan atap dan dinding, melainkan upaya kita bersama untuk memberikan martabat dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Daerah ini terus berkelanjutan," ujar perwakilan BAZNAS dalam sambutannya.
Pemerintah Daerah juga menegaskan bahwa Kecamatan Natar menjadi salah satu titik fokus karena dinamika kependudukannya yang tinggi. Melalui program Genting Non Nutrisi ini, diharapkan angka rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut dapat berkurang secara signifikan sebelum memasuki tahun 2026.
Acara penyerahan simbolis berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta keluarga penerima manfaat yang tampak antusias menyambut perbaikan hunian mereka.
KALIANDA, LAMPUNG SELATAN – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar kegiatan religi akbar bertajuk "Lampung Selatan Berhaji dan Doa Bersama Kebaikan untuk Negeri". Acara yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Lampung Selatan ini berlangsung khidmat pada hari ini, Jumat, 19 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BSI tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra spiritual masyarakat dalam memfasilitasi niat suci ibadah Haji serta mempererat silaturahmi melalui doa bersama demi keselamatan dan kemajuan bangsa.
Siraman Qolbu Bersama Tokoh Nasional
Hadir sebagai penceramah utama adalah H.M. Akri, Patrio, S.Pd. Dalam tausiyahnya, sosok yang dikenal sebagai dai sekaligus budayawan ini menyampaikan pesan penting mengenai urgensi niat yang kuat dalam berhaji serta pentingnya menjaga persatuan melalui doa yang tulus bagi keberkahan Indonesia.
"Ibadah haji adalah panggilan Allah, namun persiapan yang matang—baik fisik, mental, maupun finansial—adalah wujud ikhtiar kita. Mari kita ketuk pintu langit hari ini agar Lampung Selatan dan Indonesia selalu dilimpahi keberkahan," ujar H.M. Akri di hadapan ribuan jamaah.
Komitmen BSI untuk Nasabah Haji
Selaku penyelenggara, Bank Syariah Indonesia menegaskan perannya dalam mendukung ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Melalui acara ini, BSI memberikan edukasi mengenai perencanaan keuangan syariah bagi masyarakat yang ingin menyempurnakan rukun Islam kelima.
Poin Utama Kegiatan:
-
Sosialisasi Kemudahan Haji: Memberikan pemahaman tentang perencanaan setoran awal haji melalui layanan digital BSI.
-
Istighosah Akbar: Doa bersama untuk keselamatan negeri menghadapi tantangan di masa depan.
-
Pemberdayaan Umat: Memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan masyarakat Lampung Selatan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BSI, unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Korpri sejak pagi hari.
Tentang Bank Syariah Indonesia (BSI): PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) adalah bank syariah terbesar di Indonesia yang berkomitmen menjadi sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual bagi nasabahnya. BSI terus bertransformasi untuk memberikan layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh umat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) yang bekerja sama dengan Direktorat Pendistribusian BAZNAS resmi menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 16-19 Desember 2025, bertempat di Gedung Institut BAZNAS.
Pelatihan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas SDM BAZNAS di tingkat daerah dalam menghadapi potensi bencana yang kerap melanda berbagai wilayah di Indonesia. Dengan mencetak fasilitator yang kompeten, BAZNAS berkomitmen untuk tidak hanya hadir saat masa darurat, tetapi juga unggul dalam upaya mitigasi dan pencegahan.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko bencana berbasis komunitas. Para peserta dibekali dengan kurikulum teknis, mulai dari pemetaan kerentanan wilayah, penyusunan rencana kontinjensi, hingga teknik edukasi kepada masyarakat luas.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap personil BAZNAS di daerah memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana. Tujuannya jelas: meminimalisir dampak kerugian dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik serta masyarakat di daerah masing-masing," ujar perwakilan PUSDIKLAT BAZNAS di sela-sela pembukaan acara.
Keikutsertaan BAZNAS Lampung Selatan Di antara puluhan peserta dari berbagai provinsi, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam pelatihan intensif ini. Kehadiran delegasi Lampung Selatan menjadi krusial mengingat wilayah tersebut secara geografis memiliki titik-titik rawan bencana yang memerlukan penanganan sigap dan terencana.
Pihak BAZNAS Lampung Selatan menyampaikan optimisme tinggi terhadap hasil pelatihan ini. Mereka berharap ilmu dan strategi yang didapatkan selama di Institut BAZNAS dapat segera diadaptasi dan diaplikasikan sekembalinya ke daerah.
"Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini. Harapan kami, ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa langsung kami aplikasikan di Lampung Selatan untuk membangun ketangguhan desa dan masyarakat dalam menghadapi bencana ke depannya," ungkap perwakilan peserta dari BAZNAS Lampung Selatan.
Harapan Kedepan Melalui pelatihan ini, BAZNAS berharap terbentuk sinergi yang kuat antara pusat dan daerah dalam sistem penanggulangan bencana nasional. Kapasitas fasilitator yang meningkat diharapkan mampu menurunkan indeks risiko bencana di wilayah-wilayah binaan BAZNAS melalui program-program pengurangan risiko yang berkelanjutan.
Bandar Lampung, 4-6 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) sekaligus Launching Gerakan Sadar Zakat yang berlangsung mulai 4 hingga 6 Desember 2025 di Emersia Hotel, Bandar Lampung. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para kepala daerah se-Provinsi Lampung serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota.
RAKORDA tahun ini menjadi momentum penting penguatan tata kelola zakat di Provinsi Lampung, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik serta memperkuat sinergi antar-lembaga dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Kepala Daerah Dorong Penguatan Peran BAZNAS
Dalam sambutannya, perwakilan kepala daerah yang hadir menegaskan bahwa potensi zakat di Lampung sangat besar dan perlu dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung BAZNAS dalam memperluas penghimpunan zakat serta memperkuat program pemberdayaan mustahik agar berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan yang ada di provinsi lampung.
Launching Gerakan Sadar Zakat
Pada kesempatan ini, BAZNAS Provinsi Lampung secara resmi meluncurkan Gerakan Sadar Zakat, sebuah kampanye terstruktur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
Gerakan ini menyasar ASN, pelaku usaha, komunitas, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum, dengan strategi digitalisasi layanan, edukasi publik, dan kolaborasi multipihak.
Keputusan Penting / Resolusi RAKORDA 2025
Melalui diskusi dan konsolidasi selama tiga hari, RAKORDA BAZNAS Provinsi Lampung menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai berikut:
-
Penguatan Layanan Muzaki dan Mustahik
-
Optimalisasi layanan digital untuk kemudahan pembayaran zakat.
-
Peningkatan standar pelayanan mustahik yang cepat, tepat sasaran, dan berbasis data terpadu.
-
-
Sinergi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota
-
Harmonisasi program penghimpunan dan pendayagunaan ZIS di seluruh wilayah Lampung.
-
Penyelarasan SOP dan peningkatan kapasitas amil melalui pelatihan terpadu.
-
-
Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah
-
Implementasi kampanye Gerakan Sadar Zakat secara serentak se-Provinsi Lampung.
-
Penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMD/BUMN, dan lembaga pendidikan.
-
-
Pendayagunaan Zakat Berbasis Pemberdayaan
-
Peningkatan program pemberdayaan ekonomi produktif mustahik.
-
Pengembangan program prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem sesuai arah kebijakan nasional.
-
-
Transparansi dan Akuntabilitas Lembaga
-
Komitmen peningkatan pelaporan berbasis teknologi.
-
Penyampaian laporan kinerja secara berkala kepada publik dan pemerintah daerah.
-
Penutup
BAZNAS Provinsi Lampung berharap hasil RAKORDA dan peluncuran Gerakan Sadar Zakat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik serta memastikan zakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.
Lampung Selatan, 3 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Balai Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro, pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud solidaritas cepat BAZNAS dalam meringankan beban korban, seiring respons pemerintah daerah yang turun tangan.
Bencana angin puting beliung terjadi pada Selasa (2/12/2025) sore sekitar pukul 17.40 WIB, menerjang tiga desa di Kecamatan Candipuro: Titiwangi, Cintamulya, dan Beringin Kencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan mencatat 34 rumah rusak (ringan hingga berat), dengan atap terlepas, dinding roboh, dan pohon tumbang menghalangi akses jalan. Tidak ada korban jiwa, tapi warga mengalami kerugian material signifikan dan sementara mengungsi. Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar turun langsung meninjau lokasi di Dusun 03 Titiwangi, menyalurkan bantuan awal sambil memastikan evakuasi dan perbaikan darurat.
Dampak bencana ini diperparah cuaca ekstrem musim hujan, menyebabkan listrik padam sementara dan akses transportasi terganggu. BPBD serta relawan seperti Bhabinkamtibmas aktif memantau dan membersihkan puing, sementara warga membutuhkan tenda, selimut, makanan, dan material bangunan untuk rekonstruksi.
Ayo Donasi Sekarang via BAZNAS Lampung Selatan!
Mari lengkapi bantuan untuk saudara kita di Candipuro. Zakat, infak, dan sedekah Anda akan disalurkan transparan untuk kebutuhan mendesak.
ZAKAT:
Bank Lampung: 383.03.01.25654.9
BSI: 7153150138
INFAK & SEDEKAH:
Bank Lampung: 383.03.01.20138.2
BSI: 7193645407
BRI: 0503-01-001003
Kunjungi:
kablampungselatan.baznas.go.id
Facebook: Baznas Lamsel
Instagram: @baznas.lamsel
Setiap donasi membawa harapan! Berbagi kebaikan hari ini.
Berita Terbaru
CLOSING RLHB BAZNAS LAMPUNG SELATAN
silaturahmi LazizNU dengan BAZNAS Lampung Selatan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
