WhatsApp Icon
PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN HADIRI BAZNAS STRATEGIC DEVELOPMENT 2026, PERKUAT KAPASITAS PENGELOLAAN ZAKAT YANG BERDAMPAK

BANDAR LAMPUNG, Jumat (18/9/2026) — Seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan turut hadir secara penuh dalam rangkaian kegiatan pembekalan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 yang berlangsung di Bandar Lampung. Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan komitmen kuat lembaga dalam menyelaraskan langkah dan memperkuat kapasitas pengelolaan zakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Delegasi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Ketua H. Nur Makfud, S.E., Wakil Ketua I Baha Uddin Naksa Bandi, S.H., Wakil Ketua II Zaini, M.Pd., Wakil Ketua III Ir. Zaenal Arifin, M.T.A., serta Wakil Ketua IV Andriansyah, M.Kes.

Setelah rangkaian pembukaan BSD 2026, kegiatan hari kedua diisi dengan pembekalan mendalam bagi seluruh Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Lampung. Sejumlah materi strategis disampaikan, mencakup penguatan penghimpunan dana, pembangunan kepercayaan publik, peningkatan profesionalisme amil, hingga pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang berdampak nyata bagi masyarakat.

MATERI PERTAMA: OPTIMALISASI FUNDRAISING BAZNAS DAERAH

Materi pertama berjudul “Optimalisasi Fundraising BAZNAS Daerah”, disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., didampingi Fitriansyah Agus Setiawan. Materi ini menjadi landasan penting bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperkuat kapasitas dalam menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah, sekaligus memperluas basis muzaki di wilayah kerjanya.

Ditekankan bahwa penguatan penghimpunan dana tidak hanya berkaitan dengan upaya mengumpulkan sumber daya, melainkan juga membangun hubungan dan kepercayaan yang kokoh antara lembaga dengan masyarakat. Komunikasi yang baik, pelayanan yang relevan, serta kemampuan lembaga dalam menunjukkan manfaat nyata dari dana yang telah dipercayakan menjadi kunci utama keberhasilan penghimpunan.

MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI REGULASI DAN ETIKA

Pembekalan dilanjutkan dengan materi “Strategi Membangun Kepercayaan Publik: Melalui Regulasi dan Etika Pengelolaan Zakat” yang disampaikan Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI Mulya Dwi Harto, S.H., M.H.

Bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam menjalankan amanah masyarakat. Pengelolaan zakat yang patuh pada regulasi, etika, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik mutlak dipatuhi. Hal ini tidak hanya menjadi kewajiban syariah dan hukum, melainkan juga bentuk tanggung jawab lembaga kepada seluruh masyarakat yang telah menitipkan dananya.

PROFIL AMIL ZAKAT: AMANAH, INTEGRITAS, DAN KOMPETENSI

Selanjutnya, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Sarniti, S.H., M.H. menyampaikan materi “Profil Amil Zakat”. Dalam sesi ini ditekankan bahwa amil bukan sekadar pegawai, melainkan pihak yang diberi amanah untuk mengelola dana umat secara profesional, sekaligus sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, agen perubahan sosial, dan representasi lembaga serta syiar Islam.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan untuk terus membentuk amil yang memiliki karakter kuat: amanah, jujur, cerdas, mampu berkomunikasi, dan memberikan pelayanan terbaik. Peningkatan kompetensi amil—mulai dari penghimpunan, pendistribusian, keuangan, digitalisasi, hingga kemampuan manajerial dan penyelesaian konflik—menjadi prioritas berkelanjutan.

PROGRAM PENDAYAGUNAAN ZIS YANG BERDAMPAK DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN

Materi penutup disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., dengan judul “Program Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS yang Berdampak dan Fundraise-able”.

Ditekankan bahwa program pendistribusian ZIS harus dirancang untuk menghasilkan perubahan nyata dan terukur bagi mustahik, sekaligus mampu membangun kepercayaan serta keterlibatan aktif para muzaki. Transparansi, akuntabilitas, identitas program yang kuat, serta komunikasi yang konsisten menjadi kunci agar zakat tidak hanya disalurkan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

KOMITMEN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Seluruh rangkaian pembekalan memperlihatkan keterkaitan yang erat antara penghimpunan dana, kepercayaan publik, kualitas amil, dan dampak program. Fundraising membutuhkan kepercayaan, kepercayaan dibangun melalui tata kelola dan integritas, dan diperkuat dengan amil yang kompeten serta program yang menunjukkan manfaat secara nyata.

Melalui partisipasi penuh seluruh jajaran pimpinan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menyatakan kesiapannya untuk terus menyelaraskan langkah, memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengembangkan program-program yang berdampak luas dan dapat dipertanggungjawabkan secara syariah maupun publik di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Semangat ini sejalan dengan tujuan BSD 2026 secara keseluruhan, yaitu mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan umat.

23/09/2026 | Kontributor: humas
Dorong Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Lampung Selatan Serahkan Modal Usaha ke Tiga UMKM Binaan

RAJABASA — Sebagai wujud nyata program pemberdayaan ekonomi masyarakat, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menyalurkan bantuan modal usaha kepada tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan, pada Selasa (15/9/2026). Penyerahan berlangsung di Kantor Kecamatan Rajabasa, diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, S.E., dan disaksikan oleh Sekretaris Kecamatan Rajabasa, Mukhtarruddin.

Ketiga UMKM yang menerima bantuan tersebut meliputi: UMKM Kopi Kaisar 99 dari Desa Sukaraja, UMKM Tapis Lampung dan UMKM Keripik Pisang, keduanya berasal dari Desa Canti. Selain bantuan modal usaha, BAZNAS juga turut menyerahkan kotak infaq UMKM kepada masing-masing penerima sebagai bentuk dukungan keberlanjutan usaha sekaligus sarana berbagi manfaat.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, S.E., didampingi Pelaksana Bidang Pengumpulan Hendra Ciptadi serta Pelaksana Bidang Pendistribusian Abdul Haris Budi Utomo. Kehadiran Sekretaris Kecamatan Rajabasa, Mukhtarruddin, menandakan sinergi yang erat antara lembaga zakat dan pemerintah kecamatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Dalam kesempatannya, H. Nur Mahfudz menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan langkah strategis untuk memutus mata rantai ketergantungan dan membangun kemandirian ekonomi para penerima manfaat.

 “Harapan terbesar kami ada pada peningkatan status ekonomi para mustahik — minimal dapat berkembang menjadi munfiq, dan syukur-syukur jika kelak naik derajat menjadi muzaki. Itulah tujuan utama pemberdayaan: bukan hanya memberi hari ini, tapi membangun kemampuan untuk berbagi di masa depan,” tegas H. Nur Mahfudz dalam sambutannya.

Berdaya dan Berbagi: Makna Kotak Infaq UMKM

Penyerahan kotak infaq UMKM menjadi ciri khas dan nilai tambah dalam program ini. BAZNAS Lampung Selatan berharap, seiring berkembangnya usaha para penerima, mereka juga tergerak untuk menyisihkan sebagian keuntungannya guna disalurkan kembali kepada yang lebih membutuhkan melalui kotak infaq tersebut. Hal ini menciptakan siklus berkelanjutan di mana keberkahan usaha terus mengalir dan bermanfaat bagi sesama.

Ketiga pelaku UMKM pun tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Bantuan ini direncanakan akan digunakan untuk pengadaan bahan baku tambahan, perbaikan alat produksi, serta pengemasan produk yang lebih baik guna meningkatkan daya jual dan jangkauan pasar.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Rajabasa, Mukhtarruddin, mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan. Menurutnya, dukungan terhadap UMKM lokal sangat penting untuk memperkuat ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja baru di tingkat masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian BAZNAS terhadap penguatan ekonomi warga Kecamatan Rajabasa. Semoga bantuan ini membawa berkah, usaha yang didukung semakin maju, dan mampu menjadi contoh bagi warga lainnya untuk terus berusaha dan berbagi,” ujar Mukhtarruddin.

Langkah Nyata Menuju Ekonomi yang Kuat dan Berkeadilan

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan harapan positif. BAZNAS Lampung Selatan berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan ekonomi serupa di berbagai kecamatan, agar semakin banyak masyarakat yang dapat mandiri, produktif, dan pada akhirnya turut berkontribusi dalam membangun daerah yang lebih sejahtera.

Penyerahan ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama demi kelancaran dan kemajuan usaha para penerima manfaat.

15/09/2026 | Kontributor: humas
Peran Aktif BAZNAS Lampung Selatan di Acara SHOBAT: Sholawat Bareng Bupati, Berbagi Sembako untuk Dhuafa

RAJABASA — Semarak sholawat dan doa bersama membungkus suasana Masjid Nurul Huda, Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Selasa malam menuju Rabu, 8 September 2026. Bertajuk SHOBAT — Sholawat Bareng Bupati, acara ini berlangsung hangat dan penuh berkah, dimulai pukul 20.00 WIB.

 

Kegiatan ini tak hanya menjadi wadah silaturahmi dan pembacaan sholawat nabi, namun juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan 20 paket sembako yang disalurkan khusus bagi keluarga dhuafa di sekitar Desa Way Muli Timur, sebagai wujud kepedulian bersama pemerintah daerah dan lembaga zakat.

 

Hadir memeriahkan acara Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, Camat Rajabasa beserta Forkopimcam setempat, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E., yang turut hadir mendampingi sepanjang acara.

 

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan sekaligus jalan mendatangkan keberkahan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat.

 

Bupati juga menyampaikan keprihatinan sekaligus mengingatkan masyarakat terkait erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampak abu vulkanik yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Selatan. Ia mengimbau warga untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan dan rumah masing-masing, serta mengikuti arahan dari pihak terkait demi keselamatan bersama.

 

“Mari kita perbanyak sholawat, semoga Allah SWT senantiasa melindungi bumi Lampung Selatan kita. Terkait erupsi Gunung Anak Krakatau dan abu vulkanik yang sempat turun di beberapa wilayah, saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan selalu bersatu dalam menghadapi segala situasi. Pemerintah daerah terus memantau dan berupaya menanggulangi dampaknya, dan kita semua berharap kondisi segera membaik,” ujar Bupati di hadapan ratusan jamaah.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E., turut menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini memperkuat ikatan antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat. Penyaluran 20 paket sembako bagi dhuafa merupakan wujud nyata amanah dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS langsung sampai kepada yang berhak.

 

“Kehadiran BAZNAS dalam acara SHOBAT ini adalah bukti kepedulian kami, tidak hanya dalam program kemanusiaan dan kesehatan, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Semoga bantuan sembako ini sedikit meringankan beban saudara-saudara kita dhuafa, dan sholawat yang kita lantunkan bersama menjadi amal yang dicatat pahalanya,” ungkap H. Nur Makhfudz.

 

Acara berjalan khidmat dan tertib, diisi pembacaan sholawat beriringan, sambutan tamu undangan, hingga penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan keluarga dhuafa.

 

Menjelang akhir acara, seluruh jamaah, pemangku pemerintahan, dan jajaran Forkopimda serta Forkopimcam berkumpul dalam doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E. Doa dipanjatkan untuk keberkahan tanah air, keselamatan masyarakat Lampung Selatan dari bencana, kesehatan bagi seluruh warga, serta kelancaran segala urusan pemerintah daerah dalam melayani rakyat.

 

Acara pun berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dalam suasana penuh kekeluargaan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir — bukan hanya sebagai pertemuan keagamaan, melainkan bukti nyata sinergi pemerintahan dan lembaga sosial keagamaan dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat.

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Lampung Selatan
Bagikan 3.000 Masker kepada Masyarakat Terdampak, BAZNAS Lampung Selatan Peduli Erupsi Anak Gunung Krakatau

Bagikan 3.000 Masker kepada Masyarakat Terdampak, BAZNAS Lampung Selatan Peduli Erupsi Anak Gunung Krakatau, 

LAMPUNG SELATAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengeluarkan material abu vulkanik dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah pencegahan terhadap dampak abu vulkanik, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan membagikan sebanyak 3.000 masker kepada masyarakat yang terdampak.

Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan debu dan abu vulkanik yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Paparan abu vulkanik dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, mengatakan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi warga, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

“BAZNAS Lampung Selatan hadir untuk masyarakat. Dalam kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau dan adanya sebaran abu vulkanik, kami mengambil langkah pencegahan dengan membagikan masker kepada masyarakat terdampak. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat menjaga kesehatan,” ujar H. Nur Mahfudz.

Menurutnya, pembagian masker sebanyak 3.000 buah tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Lampung Selatan dalam menjalankan fungsi kemanusiaan, selain program-program pendistribusian zakat lainnya.

BAZNAS Lampung Selatan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada, mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah serta instansi terkait. Masyarakat juga diharapkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika kondisi lingkungan terdapat paparan abu vulkanik.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan. Jangan menganggap remeh abu vulkanik, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan,” tambahnya.

Aksi kepedulian tersebut sekaligus menjadi wujud nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat disalurkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana.

BAZNAS Lampung Selatan terus berkomitmen untuk hadir, peduli, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam situasi kebencanaan. turut hadir dalam kegiatan tersebut waka III Ir.Zaenal Arifin,M.T.A, waka IV  Andrianysah, M.Kes, Ketua Pelaksana Kusno Raharjo,S.H dan Staff PeLaksana Nasrulloh,S.E.

BAZNAS Lampung Selatan – Peduli, Tanggap, dan Hadir untuk Masyarakat

09/09/2026 | Kontributor: humas
BAZNAS Lampung Selatan & Puskesmas Rajabasa Gelar Khitanan Gratis, Bantu Ringankan Beban Keluarga Kurang Mampu

RAJABASA — Sebelas anak dari keluarga kurang mampu di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, menjalani khitanan secara gratis dalam acara kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan UPT Puskesmas Kecamatan Rajabasa, Selasa (8/9/2026). Kegiatan berlangsung di ruang pelayanan kesehatan Puskesmas Rajabasa, dimulai pukul 08.00 WIB dengan suasana penuh haru dan sukacita.

 

Acara ini merupakan wujud nyata sinergi lembaga keagamaan dan instansi kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E., Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Rajabasa, serta Camat Rajabasa beserta jajaran staf dan tenaga medis puskesmas.

 

Bupati Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif yang digagas BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan bersama Puskesmas Rajabasa. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pelayanan medis, melainkan bentuk kepedulian nyata pemerintah dan lembaga sosial terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS dan Puskesmas Rajabasa. Langkah ini sangat mulia karena tidak hanya meringankan beban biaya keluarga, tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan yang aman, higienis, dan profesional bagi anak-anak kita. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan terus mendukung dan memperkuat kerja sama semacam ini, karena kita semua punya tanggung jawab yang sama: memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan dasar yang layak,” ujar Bupati.

 

Bupati juga berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke berbagai kecamatan lain, agar semakin banyak keluarga yang terbantu dan anak-anak Lampung Selatan tumbuh sehat serta berkualitas.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan H. Nur Makhfudz, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini didanai sepenuhnya dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat, sehingga menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara profesional dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh yang berhak.

 

“Hari ini kita buktikan bersama: zakat itu hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan sesama, dan meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sebelas anak ini adalah bagian dari harapan kita—melalui pelayanan ini, kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertunda ibadahnya hanya karena keterbatasan biaya. Semoga langkah kecil ini membawa berkah, menjadi amal jariyah bagi para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya, dan menjadi awal perubahan yang lebih baik bagi keluarga mereka,” tutur H. Nur Makhfudz di hadapan para orang tua dan tamu undangan.

 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis Puskesmas Rajabasa yang telah menyediakan tenaga, tempat, dan pelayanan secara sukarela, sehingga acara berjalan lancar dan aman.

 

Kegiatan berjalan dengan tertib di bawah pengawasan tenaga medis puskesmas. Sebelum prosesi dimulai, para anak peserta mendapat pemeriksaan kesehatan lengkap untuk memastikan keamanan prosedur. Para orang tua tampak antusias dan mengungkapkan rasa syukur mendalam, karena tanpa bantuan ini, mereka harus menunda pelaksanaan khitanan anak-anaknya terkendala biaya.

 

Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Rajabasa menyatakan kesiapannya untuk terus berkolaborasi dengan BAZNAS Lampung Selatan dalam kegiatan pelayanan kesehatan sosial serupa di masa mendatang. Camat Rajabasa juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memfasilitasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga setempat.

 

Acara ditutup dengan pemberian bingkisan sembako dan perlengkapan ibadah kepada sebelas keluarga peserta, sebagai bentuk dukungan tambahan dari BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Lampung Selatan

Berita Terbaru

BAZNAS Lampung Selatan Lepas Mahasiswa PPL STAI YASBA Kalianda: Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
BAZNAS Lampung Selatan Lepas Mahasiswa PPL STAI YASBA Kalianda: Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Kalianda, Lampung Selatan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan secara resmi melepas dan mengembalikan 7 mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YASBA Kalianda. Acara serah terima dilaksanakan pada hari Senin, 22 September 2025, di kantor BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan. Ketujuh mahasiswa ini telah menjalani PPL selama 2 bulan di BAZNAS Lampung Selatan, memberikan kontribusi nyata dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selama masa PPL, para mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. "Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para mahasiswa STAI YASBA Kalianda yang telah membantu BAZNAS dalam menjalankan program-programnya. Kehadiran mereka sangat berarti dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kami kepada masyarakat," ujar (H. NUR MAHFUDZ Selaku Ketua BAZNAS Kabutaen Lampung SElatan). Para mahasiswa juga mendapatkan pengalaman berharga selama PPL di BAZNAS. Mereka belajar tentang pengelolaan zakat secara profesional, berinteraksi langsung dengan mustahik (penerima zakat), dan memahami peran penting BAZNAS dalam pembangunan daerah. "PPL di BAZNAS Lampung Selatan memberikan kami wawasan yang luas tentang bagaimana zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini," kata [AZIZAH mahasiswa PPL STAIYASBA]. Dengan berakhirnya masa PPL ini, BAZNAS Lampung Selatan berharap para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. BAZNAS juga membuka pintu bagi mahasiswa lainnya yang ingin belajar dan berkontribusi dalam pengelolaan zakat.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS Lampung Selatan
Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Mendorong UPZ Semakin Kompeten dengan 10 Resolusi
Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Mendorong UPZ Semakin Kompeten dengan 10 Resolusi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat nasional pada 9-10 September 2025 di Bogor, dengan menghasilkan sepuluh rekomendasi untuk memperkuat peran UPZ sebagai mitra utama BAZNAS dalam tata kelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta dihadapan seluruh perwakilan UPZ BAZNAS. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, juga penerima BAZNAS Award 2025. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menegaskan kegiatan Rakernas UPZ BAZNAS ini dalam rangka merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS. "Kami harap resolusi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi bagaimana ini menjadi langkah kita untuk tata kelola ZIS nasional yang berdampak dan berkelanjutan," kata Haji Mo, Rabu (10/9/2025). Melalui kegiatan ini, Haji Mo menegaskan, BAZNAS ingin memastikan pengelolaan zakat mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi dengan lebih efektif. Karena itu, pihaknya mendorong UPZ agar semakin kompeten, berdampak nyata, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi umat. "Kami juga berpesan kepada para amil di seluruh Indonesia untuk menjaga nama baik BAZNAS karena UPZ menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi layanan zakat bagi pegawai di lingkungan instansi masing-masing,” imbuhnya. Berikut 10 Rekomendasi Rapat Kerja (RAKER) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025: Mendorong penguatan profesionalisme UPZ melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kompetensi Amil melalui sertifikasi Amil Zakat; Memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya UPZ BAZNAS tingkat nasional dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat; Mendorong transformasi digital dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan melalui SIMBA UPZ; Mendorong pimpinan di kementerian, lembaga, BUMN dan Swasta di masing-masing lembaga/instansinya untuk memberikan penguatan dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan; Mendorong peningkatan pengumpulan ZIS UPZ BAZNAS tingkat nasional tahun 2026 untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045; Memberikan prioritas dan penguatan kolaborasi program penyaluran ZIS-DSKL untuk program yang berdampak dan berkelanjutan seperti pemberdayaan ekonomi, beasiswa dan program lainnya; Memasukkan branding BAZNAS dalam setiap media komunikasi UPZ ?dan melibatkan BAZNAS dalam agenda peresmian program di UPZ ; Menguatkan penataan prosedur perencanaan, standar layanan, pelaporan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Perbaznas No 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat; Menjunjung penegakan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas; Berpartisipasi aktif menghadiri setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka menindaklanjuti hasil Rekomendasi RAKER UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025.
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Lampung Selatan
Baznas Lampung Selatan dan Kemenag Jalin Sinergi, Kolaborasi Program Keumatan Jadi Fokus Utama
Baznas Lampung Selatan dan Kemenag Jalin Sinergi, Kolaborasi Program Keumatan Jadi Fokus Utama
KALIANDA - Plt Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, SE, dan Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan, Yulizar Andri, ST., M. Ag, menggelar pertemuan santai pada Rabu, 3 September, pukul 13.00 WIB. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Pindang Palembang, depan Masjid Agung Kalianda, Lampung Selatan, ini membahas potensi kolaborasi dalam berbagai program keumatan yang akan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah program "Madrasah Layak Belajar", sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan fasilitas pendidikan di madrasah-madrasah yang ada di Lampung Selatan. Selain itu, Baznas Lampung Selatan berencana untuk menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemenag Lampung Selatan. MoU ini akan menjadi landasan kerja sama dalam berbagai program kemanusiaan, baik yang bersifat konsumtif maupun produktif, yang ditujukan untuk lembaga pendidikan dan masyarakat luas di Lampung Selatan. Pertemuan ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam menjalankan 9 resolusi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2025. Secara khusus, pertemuan ini mengimplementasikan poin ke-8 dari resolusi tersebut, yaitu "Memperkuat sinergi multipihak melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan lembaga internasional, serta memperluas kontribusi BAZNAS dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan terhadap Palestina dan masyarakat terdampak krisis lainnya." "Kami sangat antusias dengan potensi kolaborasi ini. Dengan bersinergi bersama Kemenag Lampung Selatan, kami berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar dan lebih luas bagi masyarakat. Program-program yang akan kami jalankan nanti tidak hanya akan fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar H. Nur Mahfudz, SE, usai pertemuan. Sementara itu, Yulizar Andri, ST., M. Ag, menyambut baik inisiatif dari Baznas Lampung Selatan. "Kami dari Kemenag Lampung Selatan sangat mendukung penuh upaya-upaya kolaborasi seperti ini. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan," katanya. Dengan adanya sinergi antara Baznas Lampung Selatan dan Kemenag Lampung Selatan, diharapkan program-program keumatan yang akan dijalankan dapat lebih efektif dan efisien, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Lampung Selatan.
BERITA04/09/2025 | Hendra Ciptadi
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Gaspol Jalankan 9 Resolusi Rakornas: Menuju Indonesia Bebas Kemiskinan!
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Gaspol Jalankan 9 Resolusi Rakornas: Menuju Indonesia Bebas Kemiskinan!
BAZNAS lamsel Gaspol Jalankan 9 Resolusi Rakornas: Menuju Indonesia Bebas Kemiskinan! 01/09/2025 | Jakarta, 29 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten lampung Selatan resmi menyatakan dukungan penuh dan kesiapan melaksanakan 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025, yang menjadi tonggak penting penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional, selaras dengan visi Asta Cita Prabowo–Gibran dan bupati wakil bupati lampung Selatan. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita”. Acara ini dihadiri oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, jajaran pimpinan BAZNAS RI, serta ratusan perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. BAZNAS Kabupaten lampung Selatan hadir melalui delegasi yang dipimpin oleh H. Nur mahfud. Zaini. Baha uddin. mewakili komitmen daerah untuk berperan aktif dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025 Garda Terdepan Penanggulangan Kemiskinan BAZNAS lamsel siap menjadi motor penggerak pengentasan kemiskinan melalui program-program nyata yang menyentuh langsung masyarakat miskin dan rentan. Meneguhkan Prinsip 3 Aman Menjaga amanah zakat dengan Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI sebagai pijakan utama menjaga persatuan bangsa. Penguatan 4 Pilar Zakat Nasional Fokus pada penguatan regulasi, SDM, infrastruktur, dan sinergi jejaring zakat di tingkat nasional dan daerah. Mendorong Perpres Zakat ASN & BUMN pengusaha dan masyarakat. Menguatkan potensi zakat melalui peraturan presiden yang mewajibkan zakat bagi ASN dan pegawai BUMN. Pembentukan UPZ di Semua Desa dan Masjid Menargetkan terbentuknya Unit Pengumpul Zakat di setiap desa, kelurahan, dan masjid se Kabupaten Lampung Selatan dalam 2 bulan pasca Rakornas. Optimalisasi Pengumpulan DSKL Memaksimalkan potensi dana sosial keagamaan lainnya seperti harta tak bertuan, barang temuan, tanah terbengkalai, dan akun dormant. Pembentukan AAZRI di Wilayah Menyatukan profesi amil zakat, meningkatkan kapasitas SDM, dan membangun sinergi antar amil zakat di tingkat wilayah. Penguatan Sinergi dan Peran Kemanusiaan Global Memperluas kerja sama lintas sektor serta terlibat aktif dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan untuk Palestina. Apresiasi Putusan MK Terkait UU Zakat Menguatkan posisi BAZNAS sebagai satu-satunya lembaga pengelola zakat nasional sesuai amanat undang-undang. Menurut H. Baha uddin (Wakil Ketua II) , hasil Rakornas ini sejalan dengan Asta Cita Prabowo–Gibran dan kepala daerah lamsel yang menekankan penguatan ekonomi rakyat, peningkatan kesejahteraan, dan penanggulangan kemiskinan secara berkelanjutan. “Kami di BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan siap melaksanakan 9 resolusi ini dengan penuh semangat, agar zakat benar-benar menjadi instrumen perubahan, menguatkan daya tahan ekonomi masyarakat, dan membangun kemandirian umat,” ujarnya. Rakornas BAZNAS 2025 bukan hanya forum koordinasi, tetapi juga titik awal transformasi besar dalam pengelolaan zakat nasional. Dengan dukungan pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan umat, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menargetkan capaian penghimpunan dan penyaluran zakat yang lebih besar, lebih tepat sasaran, dan berkelanjutan.
BERITA02/09/2025 | humas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025
Jakarta, 28 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 29 Agustus 2025 di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, DKI Jakarta. Delegasi dari BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan terdiri dari H. Nur Mahfudz, SE (Plt. Ketua BAZNAS), Zaini, M.Pd. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan), dan H. Baha Uddin Ns, SH (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan). Kehadiran mereka dalam Rakornas ini menunjukkan komitmen BAZNAS Lampung Selatan dalam meningkatkan pengelolaan zakat dan efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat. Rakornas BAZNAS 2025 menjadi wadah penting bagi BAZNAS seluruh Indonesia untuk berkoordinasi, berbagi pengalaman, dan merumuskan strategi dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian zakat. Acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Tujuan utama BAZNAS Lampung Selatan mengikuti Rakornas ini adalah untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kebijakan dan program BAZNAS secara nasional, serta memperluas jaringan kerjasama dengan BAZNAS dari daerah lain. Selain itu, BAZNAS Lampung Selatan juga berharap dapat memperoleh inspirasi dan inovasi dalam pengelolaan zakat yang dapat diterapkan di wilayahnya. "Kami berharap dengan mengikuti Rakornas ini, BAZNAS Lampung Selatan dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola zakat, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar H. Nur Mahfudz, SE, Plt. Ketua BAZNAS Lampung Selatan. Dengan partisipasi aktif dalam Rakornas BAZNAS 2025, BAZNAS Lampung Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan daerah serta kesejahteraan umat.
BERITA01/09/2025 | humas
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas PMD Bersinergi Bentuk UPZ di setiap Desa
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas PMD Bersinergi Bentuk UPZ di setiap Desa
Lampung Selatan 22 Agustus 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Acara tersebut digelar pada hari Jum'at, 22 Agustus 2025 mulai pukul 13.30 WIB di Aula Krakatau Pemda Lampung Selatan. Acara ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pengumpulan zakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat. Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, para Camat se-Kabupaten Lampung Selatan, serta beberapa Kepala Desa dan Lurah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat di tingkat desa. H. Nur Mahfudz, Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, dalam sambutannya memaparkan visi, misi, dan program-program BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan. Ia menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah serta upaya pengentasan kemiskinan. Zaini, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan bidang Pengumpulan, memberikan penjelasan detail mengenai pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Ia menjelaskan persyaratan, mekanisme, serta manfaat dari pembentukan UPZ Desa bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Acara sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para peserta antusias bertanya mengenai berbagai aspek terkait UPZ Desa, mulai dari aspek hukum, teknis operasional, hingga pengelolaan dana zakat. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan akan semakin banyak desa di Kabupaten Lampung Selatan yang membentuk UPZ. Hal ini akan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakatnya serta meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat di tingkat desa. BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada desa-desa yang ingin membentuk UPZ agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
BERITA22/08/2025 | Hendra Ciptadi
Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga Sidomulyo
Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga Sidomulyo
Lampung Selatan, 22 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada keluarga Ibu Eko Sulianti di Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo. Acara penyerahan yang berlangsung pada hari Jumat ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir langsung dalam acara tersebut, didampingi oleh jajaran Forkopinda Lampung Selatan, Camat Sidomulyo, para kepala desa se-Kecamatan Sidomulyo, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, hadir H. Nur Mahfudz selaku Plt. Ketua, Zaini selaku Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, dan H. Baha Uddin selaku Wakil Ketua Bidang Pendistribusian. Mereka menyampaikan komitmen BAZNAS untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal yang layak. Bupati Radityo Egi Pratama dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Lampung Selatan atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam membantu masyarakat. "Rumah Layak Huni ini adalah bukti nyata bahwa zakat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Saya berharap, bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Ibu Eko Sulianti," ujarnya. Ibu Eko Sulianti, penerima bantuan, menyampaikan ungkapan terima kasinya kepada BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan juga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta kepad semua pihak yang telah membantu mewujudkan mimpinya memiliki rumah yang layak. "Saya tidak pernah menyangka akan memiliki rumah sebagus ini. Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan semua donatur," ucapnya dengan haru. Dengan diserahkannya bantuan RLH ini, diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi keluarga Ibu Eko Sulianti untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan akan terus berupaya untuk memperluas program-program bantuan lainnya demi kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan.
BERITA22/08/2025 | Hendra Ciptadi
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Jalin Silaturahim dan Kolaborasi dengan BSI Cabang Kalianda
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Jalin Silaturahim dan Kolaborasi dengan BSI Cabang Kalianda
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Jalin Silaturahim dan Kolaborasi dengan BSI Cabang Kalianda KALIANDA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan audiensi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kalianda pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB di kantor BSI Cabang Kalianda. Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, termasuk H. Nur Mahfudz, SE (Plt. Ketua BAZNAS Lampung Selatan), Zaini, M. Pd. (Wakil Ketua I), Ir. Zainal Arifin (Wakil Ketua III), dan Andriansyah, M. Kes. (Wakil Ketua IV). Dari pihak BSI, hadir Kepala/Pimpinan BSI Cabang Kalianda beserta Manager Pemasaran BSI Cabang Kalianda. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim antara BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dengan BSI Cabang Kalianda, serta membahas potensi kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan. H. Nur Mahfudz, SE menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu dengan pimpinan BSI Cabang Kalianda. "Alhamdulillah, kami dapat bersilaturahim dengan Kepala/Pimpinan BSI dan Manager Pemasaran BSI. Kami sangat senang melihat antusiasme dari pihak BSI untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan," ujarnya. Pihak BSI menyambut baik ajakan kerjasama ini dan menyatakan kesediaannya untuk mendukung program-program BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dalam pengentasan kemiskinan. "Insya Allah, kerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan akan segera direalisasikan melalui berbagai kegiatan yang saling mendukung," kata Kepala/Pimpinan BSI Cabang Kalianda. Diharapkan, kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan BSI Cabang Kalianda ini dapat memberikan dampak positif bagi upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lampung Selatan.
BERITA13/08/2025 | humas
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin, Anak Yatim, dan Program Bedah Rumah
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin, Anak Yatim, dan Program Bedah Rumah
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin, Anak Yatim, dan Program Bedah Rumah Lampung Selatan, 15 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program sosial. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, serta bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di wilayah Lampung Selatan. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada hari selasa 15 juli 2025 saat menghadiri harlah majelis istighosah al istiqomah di halaman masjid agung kalianda dengan dihadiri oleh unsur pimpinan BAZNAS Lampung Selatan, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Lampung Selatan, H. Nur Mafmudz, S.E , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dalam mengoptimalkan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang telah terkumpul dari para muzakki. “Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, anak-anak yatim, dan juga melaksanakan program bedah rumah untuk warga yang rumahnya tidak layak huni,” ujar [Plt. ketua BAZNAS Kab.Lampung Selatan]. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Lampung Selatan menyalurkan: Bantuan 100 paket sembako untuk anak yatim. Bantuan bedah rumah kepada beberapa keluarga dengan kondisi tempat tinggal yang sangat memprihatinkan. bantuan seragam sekolah untuk anak yang tidak mampu. Program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk nyata dari perhatian BAZNAS terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal tempat tinggal yang layak dan aman. BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para muzakki dan donatur, untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program-program sosial kemanusiaan demi terciptanya kesejahteraan dan keadilan sosial di Kabupaten Lampung Selatan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus semangat dalam menjalani kehidupan,” tambah [H. Nur Mahfud]. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran strategis BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial berbasis keagamaan dan gotong royong.
BERITA15/07/2025 | humas
LAUNCHING BERAS ZAKAT FITRAH BUPATI LAMPUNG SELATAN BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
LAUNCHING BERAS ZAKAT FITRAH BUPATI LAMPUNG SELATAN BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama BAZNAS Lampung Selatan launching beras zakat fitrah ke mustahik malalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan di halaman masjid agung kalianda, kamis (20/3/2025)
BERITA22/03/2025 | humas
BANTUAN FISABILILLAH ORANG TERLANTAR BAZNAS LAMPUNG SELATAN
BANTUAN FISABILILLAH ORANG TERLANTAR BAZNAS LAMPUNG SELATAN
Bantuan Fii Sabilillah Baznas Lampung Selatan kepada orang terlantar. Baznas Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan kepada fisabilillah, Program ini merupakan bagian dari upaya membantu umat dalam berjihad sosial di masyarakat. Dalam penyalurannya pada tanggal 7 Februari 2025, bantuan diberikan kepada M. Hafifi, M. yang melakukan perjalanan menuju Jember Jawa Timur. Menurut Bapak Kusno Raharjo,SH. selaku pimpinan BAZNAS Lampung Selatan "program ini bertujuan membantu mustahik yang sedang melaksankan perjalanan untuk keluarganya. Bantuan ini adalah amanah dari umat yang harus kami salurkan kepada mereka yang sedang membutuhkan bantuan.
BERITA06/03/2025 | humas
LAYANAN KEMUDAHAN ZAKAT BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
LAYANAN KEMUDAHAN ZAKAT BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
Lembaga pemerintah non struktural,mandiri independen dan bertanggung jawab kepada presiden RI melalui kementrian agama RI. BAZNAS di bentuk berdasarkan keputusan presiden (Kepres) RI No.8 Tahun 2001 pada tanggal 17 januari BAZNAS di kelola dengan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI untuk melaksanakan fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan dan Pertanggungjawaban atas pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, dana sosial keagamaan termasuk CSR.
BERITA03/03/2025 | Nasrulloh
ZMart dari BAZNAS: Mendorong Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Ekonomi
ZMart dari BAZNAS: Mendorong Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Ekonomi
Di tengah aktivitas ramai Jl. Iman Bonjol, Tanjung Selor, cerita inspiratif datang dari seorang ibu bernama Syarifah Latifah. Melalui program ZMart yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, Syarifah berhasil mengubah warung kecilnya menjadi usaha yang lebih profesional dan berdaya saing. Hal ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan bagi keluarganya. Program ZMart BAZNAS RI dirancang khusus untuk memberdayakan masyarakat mustahik, terutama kaum ibu, dengan menyediakan pelatihan, pendampingan, dan modal usaha. Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menjelaskan, program ini bertujuan menciptakan warung modern yang efisien, sekaligus menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras. “Kami berharap kaum ibu dapat menjadi pilar ekonomi keluarga yang tangguh dan mandiri,” kata dia. Sementara sebagai penerima manfaat, Syarifah menyampaikan terima kasih pada BAZNAS. Bagi Syarifah, ZMart adalah titik balik yang mengubah hidupnya. "Dulu, warung saya hanya sederhana, sekadar cukup untuk kebutuhan harian. Namun, setelah mendapatkan pendampingan dari BAZNAS RI, saya belajar mengelola keuangan, menata barang, hingga melayani pelanggan dengan lebih baik," ucap dia. Berbekal pengetahuan baru, omzet warung Syarifah meningkat signifikan. Dengan pendapatan tersebut, ia tidak hanya mampu membiayai pendidikan anak-anaknya, tetapi juga membantu tetangganya yang membutuhkan. “Program ini memberikan saya lebih dari sekadar modal, tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar dia menambahkan. ZMart BAZNAS RI membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat dapat membantu kaum ibu seperti Syarifah menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS RI tidak hanya menciptakan warung modern, tetapi juga mengubah kehidupan banyak keluarga mustahik di berbagai daerah di Indonesia.
BERITA15/02/2025 | Humas
Kisah Keberhasilan Balai Ternak: Zakat sebagai Solusi untuk Keberlanjutan Pakan
Kisah Keberhasilan Balai Ternak: Zakat sebagai Solusi untuk Keberlanjutan Pakan
Di tengah hamparan rumput yang hijau di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, berdiri sebuah komunitas yang penuh semangat: Berkah Tani. Kelompok ini menjadi salah satu penerima manfaat program Balai Ternak yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Dengan dukungan penuh dari dana zakat, mereka berhasil mengatasi tantangan utama yang sering dihadapi peternak domba: ketersediaan pakan. Salah satu peserta kelompok Berkah Tani adalah Ridwan. Setiap pagi, ia bersama anggota kelompok lainnya mengumpulkan tiga karung rumput segar untuk memberi makan ternak domba mereka. Rutinitas ini adalah bagian dari upaya memastikan keberlanjutan usaha peternakan yang menjadi sumber penghidupan bagi mereka. Sebelum bergabung dengan program BAZNAS, Ridwan menghadapi berbagai kendala dalam usahanya beternak domba. “Dulu, mencari pakan ternak menjadi tantangan besar. Ketika musim kemarau tiba, rumput segar sulit didapatkan, dan kami harus membeli pakan tambahan yang mahal,” ungkap Ridwan. Kondisi ini membuat keuntungan dari usaha ternaknya sangat minim, bahkan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, situasi berubah drastis ketika program Balai Ternak BAZNAS hadir di Desa Cimanggu. Melalui program ini, Ridwan dan anggota kelompok lainnya tidak hanya mendapatkan bantuan modal berupa bibit domba, tetapi juga pendampingan intensif untuk mengelola pakan secara mandiri. “Kami diajarkan cara memanfaatkan lahan kosong untuk menanam rumput gajah. Hasilnya, sekarang kami tidak lagi kesulitan mencari pakan,” ujar dia menjelaskan. Salah satu kunci keberhasilan program ini adalah pendekatan berkelanjutan yang diterapkan oleh BAZNAS. Dengan bimbingan tenaga ahli, kelompok Berkah Tani belajar menanam rumput gajah dan memanfaatkan limbah pertanian sebagai alternatif pakan. Metode ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, tetapi juga menekan biaya produksi. Ridwan menjelaskan, setiap pagi, mereka bersama-sama mengumpulkan rumput untuk kebutuhan ternak. "Selain itu, kami juga diajarkan cara membuat silase, yaitu pakan fermentasi yang bisa disimpan untuk jangka waktu lama. Ini sangat membantu, terutama saat musim kemarau.” Program Balai Ternak tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas peternakan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Dengan jumlah ternak yang semakin bertambah dan kondisi kesehatan ternak yang terjaga, pendapatan kelompok tani ini meningkat secara konsisten. “Sekarang, setiap panen domba, pendapatan kami jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan bahkan menabung untuk keperluan lain,” kata Ridwan dengan rasa syukur. Keberhasilan ini juga berdampak pada perekonomian desa. Banyak warga yang terlibat dalam proses perawatan ternak, mulai dari pemanenan rumput hingga pengemasan silase. Selain itu, program ini membuka peluang bagi warga lain untuk belajar beternak domba dengan metode yang lebih modern dan efisien. Program Balai Ternak adalah salah satu inisiatif strategis BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui sektor peternakan. Dana zakat yang dihimpun dari umat Islam digunakan untuk memberikan bantuan modal, pelatihan, dan pendampingan kepada peternak kecil seperti Ridwan. Dengan pendekatan yang holistik, program ini tidak hanya bertujuan mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerimanya. Beberapa waktu lalu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA di Jakarta, menegaskan tentang urgensi program ini. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar memberi dampak yang nyata bagi mustahik. Program Balai Ternak dirancang untuk membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Kisah Ridwan dan kelompok Berkah Tani adalah bukti nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan ekonomi. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari umat Islam, program seperti Balai Ternak mampu memberikan harapan baru bagi mustahik di seluruh Indonesia. Ridwan berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak petani lain yang bisa merasakan manfaatnya. Dengan ilmu dan bantuan yang diberikan BAZNAS, kami bisa mandiri dan membantu orang lain di sekitar kami,” kata dia. Sebagai salah satu pilar Islam, zakat memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan sosial dan ekonomi. Melalui lembaga seperti BAZNAS, zakat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan pengelolaan yang transparan, umat Islam dapat yakin bahwa zakat mereka membawa manfaat besar bagi sesama. Ridwan mengajak umat Islam untuk terus mendukung BAZNAS. “Apa yang kami capai sekarang adalah berkat zakat dari saudara-saudara kita. Semoga semakin banyak yang sadar akan pentingnya berzakat, sehingga semakin banyak pula yang terbantu,” ucapnya. Program Balai Ternak Sukabumi adalah salah satu dari banyak inisiatif BAZNAS yang membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan pendekatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan, zakat tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga sarana transformasi sosial.
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Mendistribusikan Daging Dam dari Jemaah Haji kepada Warga Indonesia di Arab Saudi
BAZNAS RI Mendistribusikan Daging Dam dari Jemaah Haji kepada Warga Indonesia di Arab Saudi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan ribuan paket daging olahan Dam jemaah haji kepada warga Indonesia yang bermukim di empat wilayah Arab Saudi, yaitu Riyadh, Buraydah, Damman, dan Mekah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan bahwa total 6.298 paket daging olahan dibagikan kepada 4.348 penerima manfaat. "Alhamdulillah, BAZNAS RI kembali diberi kepercayaan untuk menyalurkan Dam jemaah haji. Ini merupakan amanah besar untuk mengelola Dam jemaah haji secara profesional dan berdampak langsung pada mereka yang membutuhkan," ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis pada Senin (9/12/2024). Kiai Noor menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata dari pengelolaan Dam yang transparan, profesional, dan tepat sasaran. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung warga Indonesia di Arab Saudi yang membutuhkan. "6.298 paket daging Dam jemaah haji Indonesia yang telah dikemas berupa daging olahan tersebut terdiri dari 2.599 paket daging olahan seberat 500 gram, 712 paket daging olahan seberat 2 kilogram, dan 2.987 paket daging olahan seberat 2,5 kilogram," jelasnya. Program ini, menurut Kiai Noor, mencerminkan kepedulian sosial yang melintasi batas negara. Paket-paket tersebut menjadi simbol solidaritas dari jemaah haji Indonesia bagi sesama warga. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Agama RI, BPKH, para jemaah haji yang telah menunaikan Dam, dan seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya program ini. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan bagi semua pihak, baik yang menerima maupun yang memberi,” ungkapnya. Kiai Noor berharap program ini dapat diperluas di masa depan agar semakin banyak warga yang menerima manfaatnya. “Kami berharap nantinya tidak hanya sekitar enam ribu Dam yang disalurkan seperti sekarang ini, tetapi bisa mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu sesuai dengan jumlah jemaah haji Indonesia,” tambahnya. Penyaluran ini merupakan kali kedua pada tahun 2024. Sebelumnya, BAZNAS RI telah menyalurkan 10 ribu paket daging Dam jemaah haji untuk sekolah Indonesia di Mekah pada 20 Juni 2024, masing-masing dengan berat 2,5 kilogram per paket.
BERITA15/02/2025 | Humas
Menyambut Indonesia Emas 2045, Beasiswa Santri Memegang Peran Penting
Menyambut Indonesia Emas 2045, Beasiswa Santri Memegang Peran Penting
Pemberian beasiswa bagi santri sangat dibutuhkan guna melanjutkan tingkat pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan mampu menciptakan generasi unggul menyambut era Indonesia Emas 2045. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, pada tahun 2024, BAZNAS telah menyalurkan beasiswa kepada 10.000 santri BAZNAS yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal ini dikatakannya dalam Seminar Nasional dan Pelepasan Duta ASFA bertema Strategi Penguatan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam dalam Rangka Menyongsong Puncak Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung DPR RI, Jakarta baru-baru ini. “Kalau 41 ribu pesantren di Indonesia ini ada kadernya satu per satu saja, maka pesantren kita di Indonesia akan lebih maju lagi,” kata dia. Ia mengatakan, konsep penguatan beasiswa berbasis pesantren yang nantinya kembali kepada pesantren, seperti yang dilakukan ASFA Foundation. Dapat membawa dampak besar bagi kemajuan generasi Indonesia Emas 2045. Kiai Noor juga menyoroti skema beasiswa yang diterapkan ASFA Foundation, dengan pembagian 47 persen untuk Dirosah Islamiyah, 40 persen untuk STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), dan 13 persen untuk bidang sosial dan humaniora. “Artinya bahwa pondok pesantren kalau menggunakan pola ASFA Foundation ini akan menjadi pondok pesantren yang modern dan bisa berkompetisi di Indonesia Emas tahun 2045. Jadi nanti BAZNAS dan lembaga amil zakat yang lain bisa memberikan beasiswa seperti yang dilakukan ASFA,” ucap Kiai Noor. Saat ini, BAZNAS telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir dan Timur Tengah. Mereka diharapkan dapat kembali ke tanah air dan berkontribusi dalam mencetak generasi unggul. Dalam waktu dekat, Kiai Noor mengungkapkan BAZNAS RI akan mengadakan pertemuan dengan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di Indonesia guna membahas strategi pemberian beasiswa bagi santri. Pertemuan ini juga akan mencakup usulan Rektor IPB untuk menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa Palestina. “Ada usulan juga terkait pemberian beasiswa bagi mereka yang memperdalam Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Hadits. Saya kira ini juga penting sekali dan dibutuhkan di Indonesia, sehingga insya Allah akan kami tindak lanjuti,” katanya. Dengan berbagai inisiatif ini, BAZNAS berharap dapat berperan aktif dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan. Kontributor: Amalia Editor: ayu
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS Merancang Strategi Penanggulangan Bencana 2025 demi Menjaga Keselamatan Masyarakat
BAZNAS Merancang Strategi Penanggulangan Bencana 2025 demi Menjaga Keselamatan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Program dan Pembinaan BAZNAS Tanggap Bencana 2025” yang diadakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (3/12/2024). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyoroti tingginya potensi bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi, hingga letusan gunung berapi. “Mitigasi bencana menjadi langkah strategis yang sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Prof. Nadra. Ia menambahkan, strategi penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, dalam menghadapi berbagai bencana. Dian Aditya Mandana Putri menjelaskan bahwa BAZNAS RI telah merumuskan tiga pilar utama dalam strategi penanganan bencana, yakni penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penyempurnaan standar layanan. “Ketiga pilar ini dirancang agar dapat diterapkan meskipun tidak dalam situasi darurat, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” ungkapnya. BAZNAS juga menjalankan sejumlah program mitigasi bencana untuk mengurangi dampak dan jumlah korban, seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman Tanggap Bencana, dan BTB Goes to School. “Program-program ini bertujuan mendampingi masyarakat di daerah rawan bencana agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi,” jelas Dian. Ia menyebutkan, program-program tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah pedesaan, bahkan beberapa desa kini mampu membantu wilayah tetangga yang terkena bencana. “Alhamdulillah, di beberapa wilayah program ini telah berhasil. Bahkan, masyarakat setempat mampu membentuk kelompok kerja (pokja) tanggap bencana untuk membantu desa atau kelurahan lain yang terdampak,” ujarnya. Hingga akhir 2024, BAZNAS RI telah menginisiasi 27 lokasi Kampung Tanggap Bencana di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depan, kami berencana menambah lokasi baru sekaligus memastikan keberlanjutan program di 27 titik yang sudah ada. Tujuannya agar masyarakat lebih siap jika terjadi bencana,” tutup Dian. KONTRI : RIPALDI EDITOR : PUTRI
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Mempertahankan Sertifikasi ISO dan Mengoptimalkan Transparansi dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS RI Mempertahankan Sertifikasi ISO dan Mengoptimalkan Transparansi dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yaitu ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diterbitkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. BAZNAS terus meneguhkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki. Penyerahan simbolis kedua sertifikat tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. "Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," kata Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Ketua BAZNAS RI tersebut menjelaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat sesuai dengan standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan transparan. Menurut Kiai Noor, ISO 9001:2015 bertujuan untuk memastikan kualitas manajemen, menjamin bahwa layanan yang diberikan memenuhi standar mutu dan mematuhi regulasi yang berlaku. Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 adalah komitmen BAZNAS untuk menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan zakat serta mencegah korupsi dan praktik suap. BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah menjalani audit ulang oleh Badan Sertifikasi Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, pendistribusian, dan pendukung lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zainulbahar Noor, Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, menyampaikan bahwa pencapaian ini akan memotivasi BAZNAS untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, penghargaan ini juga menunjukkan bahwa manajemen BAZNAS memenuhi standar yang berlaku. Eko Sutrisno dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia memberikan penghargaan kepada BAZNAS atas keberhasilannya mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menurutnya menunjukkan bahwa BAZNAS tetap menjaga kepercayaan publik dan menjadi contoh bagi Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya di Indonesia. Ia berharap BAZNAS dapat memperluas penerapan standar ini ke tingkat daerah, memastikan transparansi dan akuntabilitas terjaga. Untuk informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada 2018 dan terus memperbaharui sertifikasinya, hingga kini memperoleh versi terbaru ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Begitu pula dengan ISO 37001:2016 yang pertama kali diterapkan pada 2019, dan kini diperoleh dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan seluruh unit kerja BAZNAS. kontributor: meisa editor: mas
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Meraih Penghargaan CSR Award 2024 atas Kontribusi dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS RI Meraih Penghargaan CSR Award 2024 atas Kontribusi dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan komitmen dalam memberdayakan masyarakat dengan menerima penghargaan kategori gold pada ajang Indonesian SDGs Awards 2024. Penghargaan tersebut diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD). Acara penganugerahan berlangsung di Jakarta, Kamis (28/11/2024), dengan penghargaan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, didampingi Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo. Saidah mengungkapkan, penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. "Ini juga menjadi motivasi bagi kami selaku lembaga pengelola zakat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar dia. Ia menambahkan, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan program-program BAZNAS RI, seperti Lumbung Pangan, Balai Ternak, dan Zakat Community Development, yang berbasis dana ZIS serta unit pengumpulan zakat (UPZ) dan CSR. Program tersebut telah berkontribusi besar dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. “BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, selain sebagai lembaga yang aktif dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah, juga melakukan penyaluran dalam bentuk pendistribusian dan pendayagunaan zakat," ucap Saidah. Dalam implementasinya, BAZNAS RI menerapkan prinsip “3A”, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Prinsip '3A' ini bukan hanya slogan, tetapi merupakan komitmen nyata kami untuk memastikan bahwa setiap dana yang dikelola benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata dia. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan bahwa inovasi program pemberdayaan umat akan terus ditingkatkan. "Kami ingin zakat tidak hanya menjadi alat bantu perekonomian, tetapi juga solusi berkelanjutan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri," tutur dia. Dengan penghargaan ini, BAZNAS RI berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. “BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan manfaatnya bagi masyarakat," ujar Saidah. PENULIS : ILHAM EDITOR : YMK
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS Mengoptimalkan Dana Zakat untuk Memperluas Akses Kesehatan Nasional
BAZNAS Mengoptimalkan Dana Zakat untuk Memperluas Akses Kesehatan Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan perannya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dana zakat yang lebih terarah dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Hal ini diungkapkan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam sebuah rapat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, Kamis (28/11/2024). Saidah menjelaskan, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan nasional. Melalui pengelolaan dana zakat yang lebih strategis, BAZNAS bertujuan menarik lebih banyak kontribusi dari para muzaki untuk mendanai program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk mendukung program kesehatan. Fokus utama mencakup layanan kesehatan dasar, respons tanggap darurat, hingga pengentasan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program-program kesehatan yang dikelola BAZNAS selaras dengan prinsip maqashid syariah, yang salah satunya menekankan pentingnya menjaga jiwa manusia. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ikatan spiritual antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan kekurangan gizi. “Kami terbuka untuk kerja sama yang lebih luas demi mendukung prioritas kesehatan nasional. Dengan optimalisasi dana zakat, kami yakin dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok mustahik,” tutup Saidah.
BERITA15/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lampung Selatan.

Lihat Daftar Rekening →