Berita Terkini
PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN HADIRI BAZNAS STRATEGIC DEVELOPMENT 2026, PERKUAT KAPASITAS PENGELOLAAN ZAKAT YANG BERDAMPAK
BANDAR LAMPUNG, Jumat (18/9/2026) — Seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan turut hadir secara penuh dalam rangkaian kegiatan pembekalan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 yang berlangsung di Bandar Lampung. Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan komitmen kuat lembaga dalam menyelaraskan langkah dan memperkuat kapasitas pengelolaan zakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Delegasi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Ketua H. Nur Makfud, S.E., Wakil Ketua I Baha Uddin Naksa Bandi, S.H., Wakil Ketua II Zaini, M.Pd., Wakil Ketua III Ir. Zaenal Arifin, M.T.A., serta Wakil Ketua IV Andriansyah, M.Kes.
Setelah rangkaian pembukaan BSD 2026, kegiatan hari kedua diisi dengan pembekalan mendalam bagi seluruh Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Lampung. Sejumlah materi strategis disampaikan, mencakup penguatan penghimpunan dana, pembangunan kepercayaan publik, peningkatan profesionalisme amil, hingga pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang berdampak nyata bagi masyarakat.
MATERI PERTAMA: OPTIMALISASI FUNDRAISING BAZNAS DAERAH
Materi pertama berjudul “Optimalisasi Fundraising BAZNAS Daerah”, disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., didampingi Fitriansyah Agus Setiawan. Materi ini menjadi landasan penting bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperkuat kapasitas dalam menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah, sekaligus memperluas basis muzaki di wilayah kerjanya.
Ditekankan bahwa penguatan penghimpunan dana tidak hanya berkaitan dengan upaya mengumpulkan sumber daya, melainkan juga membangun hubungan dan kepercayaan yang kokoh antara lembaga dengan masyarakat. Komunikasi yang baik, pelayanan yang relevan, serta kemampuan lembaga dalam menunjukkan manfaat nyata dari dana yang telah dipercayakan menjadi kunci utama keberhasilan penghimpunan.
MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI REGULASI DAN ETIKA
Pembekalan dilanjutkan dengan materi “Strategi Membangun Kepercayaan Publik: Melalui Regulasi dan Etika Pengelolaan Zakat” yang disampaikan Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI Mulya Dwi Harto, S.H., M.H.
Bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam menjalankan amanah masyarakat. Pengelolaan zakat yang patuh pada regulasi, etika, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik mutlak dipatuhi. Hal ini tidak hanya menjadi kewajiban syariah dan hukum, melainkan juga bentuk tanggung jawab lembaga kepada seluruh masyarakat yang telah menitipkan dananya.
PROFIL AMIL ZAKAT: AMANAH, INTEGRITAS, DAN KOMPETENSI
Selanjutnya, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Sarniti, S.H., M.H. menyampaikan materi “Profil Amil Zakat”. Dalam sesi ini ditekankan bahwa amil bukan sekadar pegawai, melainkan pihak yang diberi amanah untuk mengelola dana umat secara profesional, sekaligus sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, agen perubahan sosial, dan representasi lembaga serta syiar Islam.
Hal ini menjadi perhatian khusus bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan untuk terus membentuk amil yang memiliki karakter kuat: amanah, jujur, cerdas, mampu berkomunikasi, dan memberikan pelayanan terbaik. Peningkatan kompetensi amil—mulai dari penghimpunan, pendistribusian, keuangan, digitalisasi, hingga kemampuan manajerial dan penyelesaian konflik—menjadi prioritas berkelanjutan.
PROGRAM PENDAYAGUNAAN ZIS YANG BERDAMPAK DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN
Materi penutup disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., dengan judul “Program Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS yang Berdampak dan Fundraise-able”.
Ditekankan bahwa program pendistribusian ZIS harus dirancang untuk menghasilkan perubahan nyata dan terukur bagi mustahik, sekaligus mampu membangun kepercayaan serta keterlibatan aktif para muzaki. Transparansi, akuntabilitas, identitas program yang kuat, serta komunikasi yang konsisten menjadi kunci agar zakat tidak hanya disalurkan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.
KOMITMEN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Seluruh rangkaian pembekalan memperlihatkan keterkaitan yang erat antara penghimpunan dana, kepercayaan publik, kualitas amil, dan dampak program. Fundraising membutuhkan kepercayaan, kepercayaan dibangun melalui tata kelola dan integritas, dan diperkuat dengan amil yang kompeten serta program yang menunjukkan manfaat secara nyata.
Melalui partisipasi penuh seluruh jajaran pimpinan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menyatakan kesiapannya untuk terus menyelaraskan langkah, memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengembangkan program-program yang berdampak luas dan dapat dipertanggungjawabkan secara syariah maupun publik di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Semangat ini sejalan dengan tujuan BSD 2026 secara keseluruhan, yaitu mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan umat.
23/09/2026 | humas
Dorong Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Lampung Selatan Serahkan Modal Usaha ke Tiga UMKM Binaan
RAJABASA — Sebagai wujud nyata program pemberdayaan ekonomi masyarakat, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menyalurkan bantuan modal usaha kepada tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan, pada Selasa (15/9/2026). Penyerahan berlangsung di Kantor Kecamatan Rajabasa, diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, S.E., dan disaksikan oleh Sekretaris Kecamatan Rajabasa, Mukhtarruddin.
Ketiga UMKM yang menerima bantuan tersebut meliputi: UMKM Kopi Kaisar 99 dari Desa Sukaraja, UMKM Tapis Lampung dan UMKM Keripik Pisang, keduanya berasal dari Desa Canti. Selain bantuan modal usaha, BAZNAS juga turut menyerahkan kotak infaq UMKM kepada masing-masing penerima sebagai bentuk dukungan keberlanjutan usaha sekaligus sarana berbagi manfaat.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, S.E., didampingi Pelaksana Bidang Pengumpulan Hendra Ciptadi serta Pelaksana Bidang Pendistribusian Abdul Haris Budi Utomo. Kehadiran Sekretaris Kecamatan Rajabasa, Mukhtarruddin, menandakan sinergi yang erat antara lembaga zakat dan pemerintah kecamatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Dalam kesempatannya, H. Nur Mahfudz menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan langkah strategis untuk memutus mata rantai ketergantungan dan membangun kemandirian ekonomi para penerima manfaat.
“Harapan terbesar kami ada pada peningkatan status ekonomi para mustahik — minimal dapat berkembang menjadi munfiq, dan syukur-syukur jika kelak naik derajat menjadi muzaki. Itulah tujuan utama pemberdayaan: bukan hanya memberi hari ini, tapi membangun kemampuan untuk berbagi di masa depan,” tegas H. Nur Mahfudz dalam sambutannya.
Berdaya dan Berbagi: Makna Kotak Infaq UMKM
Penyerahan kotak infaq UMKM menjadi ciri khas dan nilai tambah dalam program ini. BAZNAS Lampung Selatan berharap, seiring berkembangnya usaha para penerima, mereka juga tergerak untuk menyisihkan sebagian keuntungannya guna disalurkan kembali kepada yang lebih membutuhkan melalui kotak infaq tersebut. Hal ini menciptakan siklus berkelanjutan di mana keberkahan usaha terus mengalir dan bermanfaat bagi sesama.
Ketiga pelaku UMKM pun tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Bantuan ini direncanakan akan digunakan untuk pengadaan bahan baku tambahan, perbaikan alat produksi, serta pengemasan produk yang lebih baik guna meningkatkan daya jual dan jangkauan pasar.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Rajabasa, Mukhtarruddin, mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan. Menurutnya, dukungan terhadap UMKM lokal sangat penting untuk memperkuat ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja baru di tingkat masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian BAZNAS terhadap penguatan ekonomi warga Kecamatan Rajabasa. Semoga bantuan ini membawa berkah, usaha yang didukung semakin maju, dan mampu menjadi contoh bagi warga lainnya untuk terus berusaha dan berbagi,” ujar Mukhtarruddin.
Langkah Nyata Menuju Ekonomi yang Kuat dan Berkeadilan
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan harapan positif. BAZNAS Lampung Selatan berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan ekonomi serupa di berbagai kecamatan, agar semakin banyak masyarakat yang dapat mandiri, produktif, dan pada akhirnya turut berkontribusi dalam membangun daerah yang lebih sejahtera.
Penyerahan ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama demi kelancaran dan kemajuan usaha para penerima manfaat.
15/09/2026 | humas
Peran Aktif BAZNAS Lampung Selatan di Acara SHOBAT: Sholawat Bareng Bupati, Berbagi Sembako untuk Dhuafa
RAJABASA — Semarak sholawat dan doa bersama membungkus suasana Masjid Nurul Huda, Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Selasa malam menuju Rabu, 8 September 2026. Bertajuk SHOBAT — Sholawat Bareng Bupati, acara ini berlangsung hangat dan penuh berkah, dimulai pukul 20.00 WIB.
Kegiatan ini tak hanya menjadi wadah silaturahmi dan pembacaan sholawat nabi, namun juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan 20 paket sembako yang disalurkan khusus bagi keluarga dhuafa di sekitar Desa Way Muli Timur, sebagai wujud kepedulian bersama pemerintah daerah dan lembaga zakat.
Hadir memeriahkan acara Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, Camat Rajabasa beserta Forkopimcam setempat, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E., yang turut hadir mendampingi sepanjang acara.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan sekaligus jalan mendatangkan keberkahan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat.
Bupati juga menyampaikan keprihatinan sekaligus mengingatkan masyarakat terkait erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampak abu vulkanik yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Selatan. Ia mengimbau warga untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan dan rumah masing-masing, serta mengikuti arahan dari pihak terkait demi keselamatan bersama.
“Mari kita perbanyak sholawat, semoga Allah SWT senantiasa melindungi bumi Lampung Selatan kita. Terkait erupsi Gunung Anak Krakatau dan abu vulkanik yang sempat turun di beberapa wilayah, saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan selalu bersatu dalam menghadapi segala situasi. Pemerintah daerah terus memantau dan berupaya menanggulangi dampaknya, dan kita semua berharap kondisi segera membaik,” ujar Bupati di hadapan ratusan jamaah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E., turut menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini memperkuat ikatan antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat. Penyaluran 20 paket sembako bagi dhuafa merupakan wujud nyata amanah dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS langsung sampai kepada yang berhak.
“Kehadiran BAZNAS dalam acara SHOBAT ini adalah bukti kepedulian kami, tidak hanya dalam program kemanusiaan dan kesehatan, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Semoga bantuan sembako ini sedikit meringankan beban saudara-saudara kita dhuafa, dan sholawat yang kita lantunkan bersama menjadi amal yang dicatat pahalanya,” ungkap H. Nur Makhfudz.
Acara berjalan khidmat dan tertib, diisi pembacaan sholawat beriringan, sambutan tamu undangan, hingga penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan keluarga dhuafa.
Menjelang akhir acara, seluruh jamaah, pemangku pemerintahan, dan jajaran Forkopimda serta Forkopimcam berkumpul dalam doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Makhfudz, S.E. Doa dipanjatkan untuk keberkahan tanah air, keselamatan masyarakat Lampung Selatan dari bencana, kesehatan bagi seluruh warga, serta kelancaran segala urusan pemerintah daerah dalam melayani rakyat.
Acara pun berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dalam suasana penuh kekeluargaan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir — bukan hanya sebagai pertemuan keagamaan, melainkan bukti nyata sinergi pemerintahan dan lembaga sosial keagamaan dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat.
09/09/2026 | Humas BAZNAS Lampung Selatan

