WhatsApp Icon
PEMBERIAN BANTUAN GENTING NON NUTRISI (RUMAH LAYAK HUNI) KOLABORASI BAZNAS DAN PEMERINTAH DAERAH

PEMBERIAN BANTUAN GENTING NON NUTRISI (RUMAH LAYAK HUNI) KOLABORASI BAZNAS DAN PEMERINTAH DAERAH 

NATAR, 30 DESEMBER 2025 – Upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Pada hari ini, Selasa (30/12), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Daerah setempat secara resmi menyerahkan bantuan program "Genting Non Nutrisi" atau Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga prasejahtera di wilayah Kecamatan Natar.

Program kolaboratif ini menyasar keluarga yang tinggal di hunian tidak layak, dengan fokus perbaikan pada struktur bangunan, atap (genting), serta sanitasi dasar. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran negara dan lembaga filantropi dalam menjamin hak dasar masyarakat atas tempat tinggal yang aman dan sehat.

Poin Utama Kegiatan:

  • Sinergi Strategis: Kolaborasi pendanaan dan pendataan antara BAZNAS sebagai pengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait.

  • Target Sasaran: Warga di Kecamatan Natar yang telah melalui proses verifikasi faktual agar bantuan tepat sasaran.

  • Tujuan Program: Meningkatkan indeks kesehatan masyarakat melalui hunian yang layak serta meminimalisir risiko bencana sosial dan kesehatan di lingkungan padat penduduk.


"Bantuan ini bukan sekadar memberikan atap dan dinding, melainkan upaya kita bersama untuk memberikan martabat dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Daerah ini terus berkelanjutan," ujar perwakilan BAZNAS dalam sambutannya.

Pemerintah Daerah juga menegaskan bahwa Kecamatan Natar menjadi salah satu titik fokus karena dinamika kependudukannya yang tinggi. Melalui program Genting Non Nutrisi ini, diharapkan angka rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut dapat berkurang secara signifikan sebelum memasuki tahun 2026.

Acara penyerahan simbolis berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta keluarga penerima manfaat yang tampak antusias menyambut perbaikan hunian mereka.

31/12/2025 | Kontributor: humas
Wujudkan Syukur dan Doa untuk Bangsa, BSI Gelar "Lampung Selatan Berhaji" Bersama H.M. Akri Patrio

KALIANDA, LAMPUNG SELATAN – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar kegiatan religi akbar bertajuk "Lampung Selatan Berhaji dan Doa Bersama Kebaikan untuk Negeri". Acara yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Lampung Selatan ini berlangsung khidmat pada hari ini, Jumat, 19 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BSI tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra spiritual masyarakat dalam memfasilitasi niat suci ibadah Haji serta mempererat silaturahmi melalui doa bersama demi keselamatan dan kemajuan bangsa.

Siraman Qolbu Bersama Tokoh Nasional

Hadir sebagai penceramah utama adalah H.M. Akri, Patrio, S.Pd. Dalam tausiyahnya, sosok yang dikenal sebagai dai sekaligus budayawan ini menyampaikan pesan penting mengenai urgensi niat yang kuat dalam berhaji serta pentingnya menjaga persatuan melalui doa yang tulus bagi keberkahan Indonesia.

"Ibadah haji adalah panggilan Allah, namun persiapan yang matang—baik fisik, mental, maupun finansial—adalah wujud ikhtiar kita. Mari kita ketuk pintu langit hari ini agar Lampung Selatan dan Indonesia selalu dilimpahi keberkahan," ujar H.M. Akri di hadapan ribuan jamaah.

Komitmen BSI untuk Nasabah Haji

Selaku penyelenggara, Bank Syariah Indonesia menegaskan perannya dalam mendukung ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Melalui acara ini, BSI memberikan edukasi mengenai perencanaan keuangan syariah bagi masyarakat yang ingin menyempurnakan rukun Islam kelima.

Poin Utama Kegiatan:

  • Sosialisasi Kemudahan Haji: Memberikan pemahaman tentang perencanaan setoran awal haji melalui layanan digital BSI.

  • Istighosah Akbar: Doa bersama untuk keselamatan negeri menghadapi tantangan di masa depan.

  • Pemberdayaan Umat: Memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan masyarakat Lampung Selatan.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BSI, unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Korpri sejak pagi hari.


Tentang Bank Syariah Indonesia (BSI): PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) adalah bank syariah terbesar di Indonesia yang berkomitmen menjadi sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual bagi nasabahnya. BSI terus bertransformasi untuk memberikan layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh umat.

19/12/2025 | Kontributor: humas
Tingkatkan Kesiagaan Nasional, PUSDIKLAT dan Direktorat Pendistribusian BAZNAS Gelar Pelatihan Fasilitator Pengurangan Risiko Bencana

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) yang bekerja sama dengan Direktorat Pendistribusian BAZNAS resmi menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 16-19 Desember 2025, bertempat di Gedung Institut BAZNAS.

Pelatihan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas SDM BAZNAS di tingkat daerah dalam menghadapi potensi bencana yang kerap melanda berbagai wilayah di Indonesia. Dengan mencetak fasilitator yang kompeten, BAZNAS berkomitmen untuk tidak hanya hadir saat masa darurat, tetapi juga unggul dalam upaya mitigasi dan pencegahan.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko bencana berbasis komunitas. Para peserta dibekali dengan kurikulum teknis, mulai dari pemetaan kerentanan wilayah, penyusunan rencana kontinjensi, hingga teknik edukasi kepada masyarakat luas.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap personil BAZNAS di daerah memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana. Tujuannya jelas: meminimalisir dampak kerugian dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik serta masyarakat di daerah masing-masing," ujar perwakilan PUSDIKLAT BAZNAS di sela-sela pembukaan acara.

Keikutsertaan BAZNAS Lampung Selatan Di antara puluhan peserta dari berbagai provinsi, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam pelatihan intensif ini. Kehadiran delegasi Lampung Selatan menjadi krusial mengingat wilayah tersebut secara geografis memiliki titik-titik rawan bencana yang memerlukan penanganan sigap dan terencana.

Pihak BAZNAS Lampung Selatan menyampaikan optimisme tinggi terhadap hasil pelatihan ini. Mereka berharap ilmu dan strategi yang didapatkan selama di Institut BAZNAS dapat segera diadaptasi dan diaplikasikan sekembalinya ke daerah.

"Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini. Harapan kami, ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa langsung kami aplikasikan di Lampung Selatan untuk membangun ketangguhan desa dan masyarakat dalam menghadapi bencana ke depannya," ungkap perwakilan peserta dari BAZNAS Lampung Selatan.

Harapan Kedepan Melalui pelatihan ini, BAZNAS berharap terbentuk sinergi yang kuat antara pusat dan daerah dalam sistem penanggulangan bencana nasional. Kapasitas fasilitator yang meningkat diharapkan mampu menurunkan indeks risiko bencana di wilayah-wilayah binaan BAZNAS melalui program-program pengurangan risiko yang berkelanjutan.

17/12/2025 | Kontributor: humas
RAKORDA BAZNAS PROVINSI LAMPUNG & LAUNCHING GERAKAN SADAR ZAKAT

Bandar Lampung, 4-6 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) sekaligus Launching Gerakan Sadar Zakat yang berlangsung mulai 4 hingga 6 Desember 2025 di Emersia Hotel, Bandar Lampung. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para kepala daerah se-Provinsi Lampung serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota.

RAKORDA tahun ini menjadi momentum penting penguatan tata kelola zakat di Provinsi Lampung, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik serta memperkuat sinergi antar-lembaga dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kepala Daerah Dorong Penguatan Peran BAZNAS

Dalam sambutannya, perwakilan kepala daerah yang hadir menegaskan bahwa potensi zakat di Lampung sangat besar dan perlu dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung BAZNAS dalam memperluas penghimpunan zakat serta memperkuat program pemberdayaan mustahik agar berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan yang ada di provinsi lampung.

Launching Gerakan Sadar Zakat

Pada kesempatan ini, BAZNAS Provinsi Lampung secara resmi meluncurkan Gerakan Sadar Zakat, sebuah kampanye terstruktur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.

Gerakan ini menyasar ASN, pelaku usaha, komunitas, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum, dengan strategi digitalisasi layanan, edukasi publik, dan kolaborasi multipihak.

Keputusan Penting / Resolusi RAKORDA 2025

Melalui diskusi dan konsolidasi selama tiga hari, RAKORDA BAZNAS Provinsi Lampung menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai berikut:

  1. Penguatan Layanan Muzaki dan Mustahik

    • Optimalisasi layanan digital untuk kemudahan pembayaran zakat.

    • Peningkatan standar pelayanan mustahik yang cepat, tepat sasaran, dan berbasis data terpadu.

  2. Sinergi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota

    • Harmonisasi program penghimpunan dan pendayagunaan ZIS di seluruh wilayah Lampung.

    • Penyelarasan SOP dan peningkatan kapasitas amil melalui pelatihan terpadu.

  3. Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah

    • Implementasi kampanye Gerakan Sadar Zakat secara serentak se-Provinsi Lampung.

    • Penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMD/BUMN, dan lembaga pendidikan.

  4. Pendayagunaan Zakat Berbasis Pemberdayaan

    • Peningkatan program pemberdayaan ekonomi produktif mustahik.

    • Pengembangan program prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem sesuai arah kebijakan nasional.

  5. Transparansi dan Akuntabilitas Lembaga

    • Komitmen peningkatan pelaporan berbasis teknologi.

    • Penyampaian laporan kinerja secara berkala kepada publik dan pemerintah daerah.

Penutup

BAZNAS Provinsi Lampung berharap hasil RAKORDA dan peluncuran Gerakan Sadar Zakat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik serta memastikan zakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.

08/12/2025 | Kontributor: humas
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Angin Puting Beliung di Balai Desa Titiwangi

Lampung Selatan, 3 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Balai Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro, pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud solidaritas cepat BAZNAS dalam meringankan beban korban, seiring respons pemerintah daerah yang turun tangan.

Bencana angin puting beliung terjadi pada Selasa (2/12/2025) sore sekitar pukul 17.40 WIB, menerjang tiga desa di Kecamatan Candipuro: Titiwangi, Cintamulya, dan Beringin Kencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan mencatat 34 rumah rusak (ringan hingga berat), dengan atap terlepas, dinding roboh, dan pohon tumbang menghalangi akses jalan. Tidak ada korban jiwa, tapi warga mengalami kerugian material signifikan dan sementara mengungsi. Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar turun langsung meninjau lokasi di Dusun 03 Titiwangi, menyalurkan bantuan awal sambil memastikan evakuasi dan perbaikan darurat.

Dampak bencana ini diperparah cuaca ekstrem musim hujan, menyebabkan listrik padam sementara dan akses transportasi terganggu. BPBD serta relawan seperti Bhabinkamtibmas aktif memantau dan membersihkan puing, sementara warga membutuhkan tenda, selimut, makanan, dan material bangunan untuk rekonstruksi.

Ayo Donasi Sekarang via BAZNAS Lampung Selatan!

Mari lengkapi bantuan untuk saudara kita di Candipuro. Zakat, infak, dan sedekah Anda akan disalurkan transparan untuk kebutuhan mendesak.

ZAKAT:

Bank Lampung: 383.03.01.25654.9

BSI: 7153150138

 

INFAK & SEDEKAH:

Bank Lampung: 383.03.01.20138.2

BSI: 7193645407

BRI: 0503-01-001003

Kunjungi:

kablampungselatan.baznas.go.id

Facebook: Baznas Lamsel

Instagram: @baznas.lamsel

Setiap donasi membawa harapan! Berbagi kebaikan hari ini.

03/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas Lampung Selatan

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Gaspol Jalankan 9 Resolusi Rakornas: Menuju Indonesia Bebas Kemiskinan!
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Gaspol Jalankan 9 Resolusi Rakornas: Menuju Indonesia Bebas Kemiskinan!
BAZNAS lamsel Gaspol Jalankan 9 Resolusi Rakornas: Menuju Indonesia Bebas Kemiskinan! 01/09/2025 | Jakarta, 29 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten lampung Selatan resmi menyatakan dukungan penuh dan kesiapan melaksanakan 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025, yang menjadi tonggak penting penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional, selaras dengan visi Asta Cita Prabowo–Gibran dan bupati wakil bupati lampung Selatan. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita”. Acara ini dihadiri oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, jajaran pimpinan BAZNAS RI, serta ratusan perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. BAZNAS Kabupaten lampung Selatan hadir melalui delegasi yang dipimpin oleh H. Nur mahfud. Zaini. Baha uddin. mewakili komitmen daerah untuk berperan aktif dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025 Garda Terdepan Penanggulangan Kemiskinan BAZNAS lamsel siap menjadi motor penggerak pengentasan kemiskinan melalui program-program nyata yang menyentuh langsung masyarakat miskin dan rentan. Meneguhkan Prinsip 3 Aman Menjaga amanah zakat dengan Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI sebagai pijakan utama menjaga persatuan bangsa. Penguatan 4 Pilar Zakat Nasional Fokus pada penguatan regulasi, SDM, infrastruktur, dan sinergi jejaring zakat di tingkat nasional dan daerah. Mendorong Perpres Zakat ASN & BUMN pengusaha dan masyarakat. Menguatkan potensi zakat melalui peraturan presiden yang mewajibkan zakat bagi ASN dan pegawai BUMN. Pembentukan UPZ di Semua Desa dan Masjid Menargetkan terbentuknya Unit Pengumpul Zakat di setiap desa, kelurahan, dan masjid se Kabupaten Lampung Selatan dalam 2 bulan pasca Rakornas. Optimalisasi Pengumpulan DSKL Memaksimalkan potensi dana sosial keagamaan lainnya seperti harta tak bertuan, barang temuan, tanah terbengkalai, dan akun dormant. Pembentukan AAZRI di Wilayah Menyatukan profesi amil zakat, meningkatkan kapasitas SDM, dan membangun sinergi antar amil zakat di tingkat wilayah. Penguatan Sinergi dan Peran Kemanusiaan Global Memperluas kerja sama lintas sektor serta terlibat aktif dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan untuk Palestina. Apresiasi Putusan MK Terkait UU Zakat Menguatkan posisi BAZNAS sebagai satu-satunya lembaga pengelola zakat nasional sesuai amanat undang-undang. Menurut H. Baha uddin (Wakil Ketua II) , hasil Rakornas ini sejalan dengan Asta Cita Prabowo–Gibran dan kepala daerah lamsel yang menekankan penguatan ekonomi rakyat, peningkatan kesejahteraan, dan penanggulangan kemiskinan secara berkelanjutan. “Kami di BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan siap melaksanakan 9 resolusi ini dengan penuh semangat, agar zakat benar-benar menjadi instrumen perubahan, menguatkan daya tahan ekonomi masyarakat, dan membangun kemandirian umat,” ujarnya. Rakornas BAZNAS 2025 bukan hanya forum koordinasi, tetapi juga titik awal transformasi besar dalam pengelolaan zakat nasional. Dengan dukungan pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan umat, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menargetkan capaian penghimpunan dan penyaluran zakat yang lebih besar, lebih tepat sasaran, dan berkelanjutan.
BERITA02/09/2025 | humas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025
Jakarta, 28 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 29 Agustus 2025 di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, DKI Jakarta. Delegasi dari BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan terdiri dari H. Nur Mahfudz, SE (Plt. Ketua BAZNAS), Zaini, M.Pd. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan), dan H. Baha Uddin Ns, SH (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan). Kehadiran mereka dalam Rakornas ini menunjukkan komitmen BAZNAS Lampung Selatan dalam meningkatkan pengelolaan zakat dan efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat. Rakornas BAZNAS 2025 menjadi wadah penting bagi BAZNAS seluruh Indonesia untuk berkoordinasi, berbagi pengalaman, dan merumuskan strategi dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian zakat. Acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Tujuan utama BAZNAS Lampung Selatan mengikuti Rakornas ini adalah untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kebijakan dan program BAZNAS secara nasional, serta memperluas jaringan kerjasama dengan BAZNAS dari daerah lain. Selain itu, BAZNAS Lampung Selatan juga berharap dapat memperoleh inspirasi dan inovasi dalam pengelolaan zakat yang dapat diterapkan di wilayahnya. "Kami berharap dengan mengikuti Rakornas ini, BAZNAS Lampung Selatan dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola zakat, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar H. Nur Mahfudz, SE, Plt. Ketua BAZNAS Lampung Selatan. Dengan partisipasi aktif dalam Rakornas BAZNAS 2025, BAZNAS Lampung Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan daerah serta kesejahteraan umat.
BERITA01/09/2025 | humas
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas PMD Bersinergi Bentuk UPZ di setiap Desa
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas PMD Bersinergi Bentuk UPZ di setiap Desa
Lampung Selatan 22 Agustus 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Acara tersebut digelar pada hari Jum'at, 22 Agustus 2025 mulai pukul 13.30 WIB di Aula Krakatau Pemda Lampung Selatan. Acara ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pengumpulan zakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat. Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, para Camat se-Kabupaten Lampung Selatan, serta beberapa Kepala Desa dan Lurah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat di tingkat desa. H. Nur Mahfudz, Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, dalam sambutannya memaparkan visi, misi, dan program-program BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan. Ia menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah serta upaya pengentasan kemiskinan. Zaini, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan bidang Pengumpulan, memberikan penjelasan detail mengenai pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Ia menjelaskan persyaratan, mekanisme, serta manfaat dari pembentukan UPZ Desa bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Acara sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para peserta antusias bertanya mengenai berbagai aspek terkait UPZ Desa, mulai dari aspek hukum, teknis operasional, hingga pengelolaan dana zakat. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan akan semakin banyak desa di Kabupaten Lampung Selatan yang membentuk UPZ. Hal ini akan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakatnya serta meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat di tingkat desa. BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada desa-desa yang ingin membentuk UPZ agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
BERITA22/08/2025 | Hendra Ciptadi
Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga Sidomulyo
Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga Sidomulyo
Lampung Selatan, 22 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada keluarga Ibu Eko Sulianti di Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo. Acara penyerahan yang berlangsung pada hari Jumat ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir langsung dalam acara tersebut, didampingi oleh jajaran Forkopinda Lampung Selatan, Camat Sidomulyo, para kepala desa se-Kecamatan Sidomulyo, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, hadir H. Nur Mahfudz selaku Plt. Ketua, Zaini selaku Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, dan H. Baha Uddin selaku Wakil Ketua Bidang Pendistribusian. Mereka menyampaikan komitmen BAZNAS untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal yang layak. Bupati Radityo Egi Pratama dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Lampung Selatan atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam membantu masyarakat. "Rumah Layak Huni ini adalah bukti nyata bahwa zakat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Saya berharap, bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Ibu Eko Sulianti," ujarnya. Ibu Eko Sulianti, penerima bantuan, menyampaikan ungkapan terima kasinya kepada BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan juga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta kepad semua pihak yang telah membantu mewujudkan mimpinya memiliki rumah yang layak. "Saya tidak pernah menyangka akan memiliki rumah sebagus ini. Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan semua donatur," ucapnya dengan haru. Dengan diserahkannya bantuan RLH ini, diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi keluarga Ibu Eko Sulianti untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan akan terus berupaya untuk memperluas program-program bantuan lainnya demi kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan.
BERITA22/08/2025 | Hendra Ciptadi
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Jalin Silaturahim dan Kolaborasi dengan BSI Cabang Kalianda
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Jalin Silaturahim dan Kolaborasi dengan BSI Cabang Kalianda
BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan Jalin Silaturahim dan Kolaborasi dengan BSI Cabang Kalianda KALIANDA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan audiensi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kalianda pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB di kantor BSI Cabang Kalianda. Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, termasuk H. Nur Mahfudz, SE (Plt. Ketua BAZNAS Lampung Selatan), Zaini, M. Pd. (Wakil Ketua I), Ir. Zainal Arifin (Wakil Ketua III), dan Andriansyah, M. Kes. (Wakil Ketua IV). Dari pihak BSI, hadir Kepala/Pimpinan BSI Cabang Kalianda beserta Manager Pemasaran BSI Cabang Kalianda. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim antara BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dengan BSI Cabang Kalianda, serta membahas potensi kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan. H. Nur Mahfudz, SE menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu dengan pimpinan BSI Cabang Kalianda. "Alhamdulillah, kami dapat bersilaturahim dengan Kepala/Pimpinan BSI dan Manager Pemasaran BSI. Kami sangat senang melihat antusiasme dari pihak BSI untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan," ujarnya. Pihak BSI menyambut baik ajakan kerjasama ini dan menyatakan kesediaannya untuk mendukung program-program BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dalam pengentasan kemiskinan. "Insya Allah, kerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan akan segera direalisasikan melalui berbagai kegiatan yang saling mendukung," kata Kepala/Pimpinan BSI Cabang Kalianda. Diharapkan, kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dan BSI Cabang Kalianda ini dapat memberikan dampak positif bagi upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lampung Selatan.
BERITA13/08/2025 | humas
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin, Anak Yatim, dan Program Bedah Rumah
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin, Anak Yatim, dan Program Bedah Rumah
BAZNAS Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin, Anak Yatim, dan Program Bedah Rumah Lampung Selatan, 15 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program sosial. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, serta bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di wilayah Lampung Selatan. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada hari selasa 15 juli 2025 saat menghadiri harlah majelis istighosah al istiqomah di halaman masjid agung kalianda dengan dihadiri oleh unsur pimpinan BAZNAS Lampung Selatan, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Lampung Selatan, H. Nur Mafmudz, S.E , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dalam mengoptimalkan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang telah terkumpul dari para muzakki. “Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, anak-anak yatim, dan juga melaksanakan program bedah rumah untuk warga yang rumahnya tidak layak huni,” ujar [Plt. ketua BAZNAS Kab.Lampung Selatan]. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Lampung Selatan menyalurkan: Bantuan 100 paket sembako untuk anak yatim. Bantuan bedah rumah kepada beberapa keluarga dengan kondisi tempat tinggal yang sangat memprihatinkan. bantuan seragam sekolah untuk anak yang tidak mampu. Program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk nyata dari perhatian BAZNAS terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal tempat tinggal yang layak dan aman. BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para muzakki dan donatur, untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program-program sosial kemanusiaan demi terciptanya kesejahteraan dan keadilan sosial di Kabupaten Lampung Selatan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus semangat dalam menjalani kehidupan,” tambah [H. Nur Mahfud]. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran strategis BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial berbasis keagamaan dan gotong royong.
BERITA15/07/2025 | humas
LAUNCHING BERAS ZAKAT FITRAH BUPATI LAMPUNG SELATAN BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
LAUNCHING BERAS ZAKAT FITRAH BUPATI LAMPUNG SELATAN BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama BAZNAS Lampung Selatan launching beras zakat fitrah ke mustahik malalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan di halaman masjid agung kalianda, kamis (20/3/2025)
BERITA22/03/2025 | humas
BANTUAN FISABILILLAH ORANG TERLANTAR BAZNAS LAMPUNG SELATAN
BANTUAN FISABILILLAH ORANG TERLANTAR BAZNAS LAMPUNG SELATAN
Bantuan Fii Sabilillah Baznas Lampung Selatan kepada orang terlantar. Baznas Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan kepada fisabilillah, Program ini merupakan bagian dari upaya membantu umat dalam berjihad sosial di masyarakat. Dalam penyalurannya pada tanggal 7 Februari 2025, bantuan diberikan kepada M. Hafifi, M. yang melakukan perjalanan menuju Jember Jawa Timur. Menurut Bapak Kusno Raharjo,SH. selaku pimpinan BAZNAS Lampung Selatan "program ini bertujuan membantu mustahik yang sedang melaksankan perjalanan untuk keluarganya. Bantuan ini adalah amanah dari umat yang harus kami salurkan kepada mereka yang sedang membutuhkan bantuan.
BERITA06/03/2025 | humas
LAYANAN KEMUDAHAN ZAKAT BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
LAYANAN KEMUDAHAN ZAKAT BERSAMA BAZNAS LAMPUNG SELATAN
Lembaga pemerintah non struktural,mandiri independen dan bertanggung jawab kepada presiden RI melalui kementrian agama RI. BAZNAS di bentuk berdasarkan keputusan presiden (Kepres) RI No.8 Tahun 2001 pada tanggal 17 januari BAZNAS di kelola dengan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI untuk melaksanakan fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan dan Pertanggungjawaban atas pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, dana sosial keagamaan termasuk CSR.
BERITA03/03/2025 | Nasrulloh
ZMart dari BAZNAS: Mendorong Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Ekonomi
ZMart dari BAZNAS: Mendorong Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Ekonomi
Di tengah aktivitas ramai Jl. Iman Bonjol, Tanjung Selor, cerita inspiratif datang dari seorang ibu bernama Syarifah Latifah. Melalui program ZMart yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, Syarifah berhasil mengubah warung kecilnya menjadi usaha yang lebih profesional dan berdaya saing. Hal ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan bagi keluarganya. Program ZMart BAZNAS RI dirancang khusus untuk memberdayakan masyarakat mustahik, terutama kaum ibu, dengan menyediakan pelatihan, pendampingan, dan modal usaha. Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menjelaskan, program ini bertujuan menciptakan warung modern yang efisien, sekaligus menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras. “Kami berharap kaum ibu dapat menjadi pilar ekonomi keluarga yang tangguh dan mandiri,” kata dia. Sementara sebagai penerima manfaat, Syarifah menyampaikan terima kasih pada BAZNAS. Bagi Syarifah, ZMart adalah titik balik yang mengubah hidupnya. "Dulu, warung saya hanya sederhana, sekadar cukup untuk kebutuhan harian. Namun, setelah mendapatkan pendampingan dari BAZNAS RI, saya belajar mengelola keuangan, menata barang, hingga melayani pelanggan dengan lebih baik," ucap dia. Berbekal pengetahuan baru, omzet warung Syarifah meningkat signifikan. Dengan pendapatan tersebut, ia tidak hanya mampu membiayai pendidikan anak-anaknya, tetapi juga membantu tetangganya yang membutuhkan. “Program ini memberikan saya lebih dari sekadar modal, tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar dia menambahkan. ZMart BAZNAS RI membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat dapat membantu kaum ibu seperti Syarifah menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS RI tidak hanya menciptakan warung modern, tetapi juga mengubah kehidupan banyak keluarga mustahik di berbagai daerah di Indonesia.
BERITA15/02/2025 | Humas
Kisah Keberhasilan Balai Ternak: Zakat sebagai Solusi untuk Keberlanjutan Pakan
Kisah Keberhasilan Balai Ternak: Zakat sebagai Solusi untuk Keberlanjutan Pakan
Di tengah hamparan rumput yang hijau di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, berdiri sebuah komunitas yang penuh semangat: Berkah Tani. Kelompok ini menjadi salah satu penerima manfaat program Balai Ternak yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Dengan dukungan penuh dari dana zakat, mereka berhasil mengatasi tantangan utama yang sering dihadapi peternak domba: ketersediaan pakan. Salah satu peserta kelompok Berkah Tani adalah Ridwan. Setiap pagi, ia bersama anggota kelompok lainnya mengumpulkan tiga karung rumput segar untuk memberi makan ternak domba mereka. Rutinitas ini adalah bagian dari upaya memastikan keberlanjutan usaha peternakan yang menjadi sumber penghidupan bagi mereka. Sebelum bergabung dengan program BAZNAS, Ridwan menghadapi berbagai kendala dalam usahanya beternak domba. “Dulu, mencari pakan ternak menjadi tantangan besar. Ketika musim kemarau tiba, rumput segar sulit didapatkan, dan kami harus membeli pakan tambahan yang mahal,” ungkap Ridwan. Kondisi ini membuat keuntungan dari usaha ternaknya sangat minim, bahkan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, situasi berubah drastis ketika program Balai Ternak BAZNAS hadir di Desa Cimanggu. Melalui program ini, Ridwan dan anggota kelompok lainnya tidak hanya mendapatkan bantuan modal berupa bibit domba, tetapi juga pendampingan intensif untuk mengelola pakan secara mandiri. “Kami diajarkan cara memanfaatkan lahan kosong untuk menanam rumput gajah. Hasilnya, sekarang kami tidak lagi kesulitan mencari pakan,” ujar dia menjelaskan. Salah satu kunci keberhasilan program ini adalah pendekatan berkelanjutan yang diterapkan oleh BAZNAS. Dengan bimbingan tenaga ahli, kelompok Berkah Tani belajar menanam rumput gajah dan memanfaatkan limbah pertanian sebagai alternatif pakan. Metode ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, tetapi juga menekan biaya produksi. Ridwan menjelaskan, setiap pagi, mereka bersama-sama mengumpulkan rumput untuk kebutuhan ternak. "Selain itu, kami juga diajarkan cara membuat silase, yaitu pakan fermentasi yang bisa disimpan untuk jangka waktu lama. Ini sangat membantu, terutama saat musim kemarau.” Program Balai Ternak tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas peternakan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Dengan jumlah ternak yang semakin bertambah dan kondisi kesehatan ternak yang terjaga, pendapatan kelompok tani ini meningkat secara konsisten. “Sekarang, setiap panen domba, pendapatan kami jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan bahkan menabung untuk keperluan lain,” kata Ridwan dengan rasa syukur. Keberhasilan ini juga berdampak pada perekonomian desa. Banyak warga yang terlibat dalam proses perawatan ternak, mulai dari pemanenan rumput hingga pengemasan silase. Selain itu, program ini membuka peluang bagi warga lain untuk belajar beternak domba dengan metode yang lebih modern dan efisien. Program Balai Ternak adalah salah satu inisiatif strategis BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui sektor peternakan. Dana zakat yang dihimpun dari umat Islam digunakan untuk memberikan bantuan modal, pelatihan, dan pendampingan kepada peternak kecil seperti Ridwan. Dengan pendekatan yang holistik, program ini tidak hanya bertujuan mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerimanya. Beberapa waktu lalu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA di Jakarta, menegaskan tentang urgensi program ini. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar memberi dampak yang nyata bagi mustahik. Program Balai Ternak dirancang untuk membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Kisah Ridwan dan kelompok Berkah Tani adalah bukti nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan ekonomi. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari umat Islam, program seperti Balai Ternak mampu memberikan harapan baru bagi mustahik di seluruh Indonesia. Ridwan berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak petani lain yang bisa merasakan manfaatnya. Dengan ilmu dan bantuan yang diberikan BAZNAS, kami bisa mandiri dan membantu orang lain di sekitar kami,” kata dia. Sebagai salah satu pilar Islam, zakat memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan sosial dan ekonomi. Melalui lembaga seperti BAZNAS, zakat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan pengelolaan yang transparan, umat Islam dapat yakin bahwa zakat mereka membawa manfaat besar bagi sesama. Ridwan mengajak umat Islam untuk terus mendukung BAZNAS. “Apa yang kami capai sekarang adalah berkat zakat dari saudara-saudara kita. Semoga semakin banyak yang sadar akan pentingnya berzakat, sehingga semakin banyak pula yang terbantu,” ucapnya. Program Balai Ternak Sukabumi adalah salah satu dari banyak inisiatif BAZNAS yang membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan pendekatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan, zakat tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga sarana transformasi sosial.
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Mendistribusikan Daging Dam dari Jemaah Haji kepada Warga Indonesia di Arab Saudi
BAZNAS RI Mendistribusikan Daging Dam dari Jemaah Haji kepada Warga Indonesia di Arab Saudi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan ribuan paket daging olahan Dam jemaah haji kepada warga Indonesia yang bermukim di empat wilayah Arab Saudi, yaitu Riyadh, Buraydah, Damman, dan Mekah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan bahwa total 6.298 paket daging olahan dibagikan kepada 4.348 penerima manfaat. "Alhamdulillah, BAZNAS RI kembali diberi kepercayaan untuk menyalurkan Dam jemaah haji. Ini merupakan amanah besar untuk mengelola Dam jemaah haji secara profesional dan berdampak langsung pada mereka yang membutuhkan," ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis pada Senin (9/12/2024). Kiai Noor menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata dari pengelolaan Dam yang transparan, profesional, dan tepat sasaran. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung warga Indonesia di Arab Saudi yang membutuhkan. "6.298 paket daging Dam jemaah haji Indonesia yang telah dikemas berupa daging olahan tersebut terdiri dari 2.599 paket daging olahan seberat 500 gram, 712 paket daging olahan seberat 2 kilogram, dan 2.987 paket daging olahan seberat 2,5 kilogram," jelasnya. Program ini, menurut Kiai Noor, mencerminkan kepedulian sosial yang melintasi batas negara. Paket-paket tersebut menjadi simbol solidaritas dari jemaah haji Indonesia bagi sesama warga. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Agama RI, BPKH, para jemaah haji yang telah menunaikan Dam, dan seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya program ini. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan bagi semua pihak, baik yang menerima maupun yang memberi,” ungkapnya. Kiai Noor berharap program ini dapat diperluas di masa depan agar semakin banyak warga yang menerima manfaatnya. “Kami berharap nantinya tidak hanya sekitar enam ribu Dam yang disalurkan seperti sekarang ini, tetapi bisa mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu sesuai dengan jumlah jemaah haji Indonesia,” tambahnya. Penyaluran ini merupakan kali kedua pada tahun 2024. Sebelumnya, BAZNAS RI telah menyalurkan 10 ribu paket daging Dam jemaah haji untuk sekolah Indonesia di Mekah pada 20 Juni 2024, masing-masing dengan berat 2,5 kilogram per paket.
BERITA15/02/2025 | Humas
Menyambut Indonesia Emas 2045, Beasiswa Santri Memegang Peran Penting
Menyambut Indonesia Emas 2045, Beasiswa Santri Memegang Peran Penting
Pemberian beasiswa bagi santri sangat dibutuhkan guna melanjutkan tingkat pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan mampu menciptakan generasi unggul menyambut era Indonesia Emas 2045. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, pada tahun 2024, BAZNAS telah menyalurkan beasiswa kepada 10.000 santri BAZNAS yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal ini dikatakannya dalam Seminar Nasional dan Pelepasan Duta ASFA bertema Strategi Penguatan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam dalam Rangka Menyongsong Puncak Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung DPR RI, Jakarta baru-baru ini. “Kalau 41 ribu pesantren di Indonesia ini ada kadernya satu per satu saja, maka pesantren kita di Indonesia akan lebih maju lagi,” kata dia. Ia mengatakan, konsep penguatan beasiswa berbasis pesantren yang nantinya kembali kepada pesantren, seperti yang dilakukan ASFA Foundation. Dapat membawa dampak besar bagi kemajuan generasi Indonesia Emas 2045. Kiai Noor juga menyoroti skema beasiswa yang diterapkan ASFA Foundation, dengan pembagian 47 persen untuk Dirosah Islamiyah, 40 persen untuk STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), dan 13 persen untuk bidang sosial dan humaniora. “Artinya bahwa pondok pesantren kalau menggunakan pola ASFA Foundation ini akan menjadi pondok pesantren yang modern dan bisa berkompetisi di Indonesia Emas tahun 2045. Jadi nanti BAZNAS dan lembaga amil zakat yang lain bisa memberikan beasiswa seperti yang dilakukan ASFA,” ucap Kiai Noor. Saat ini, BAZNAS telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir dan Timur Tengah. Mereka diharapkan dapat kembali ke tanah air dan berkontribusi dalam mencetak generasi unggul. Dalam waktu dekat, Kiai Noor mengungkapkan BAZNAS RI akan mengadakan pertemuan dengan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di Indonesia guna membahas strategi pemberian beasiswa bagi santri. Pertemuan ini juga akan mencakup usulan Rektor IPB untuk menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa Palestina. “Ada usulan juga terkait pemberian beasiswa bagi mereka yang memperdalam Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Hadits. Saya kira ini juga penting sekali dan dibutuhkan di Indonesia, sehingga insya Allah akan kami tindak lanjuti,” katanya. Dengan berbagai inisiatif ini, BAZNAS berharap dapat berperan aktif dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan. Kontributor: Amalia Editor: ayu
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS Merancang Strategi Penanggulangan Bencana 2025 demi Menjaga Keselamatan Masyarakat
BAZNAS Merancang Strategi Penanggulangan Bencana 2025 demi Menjaga Keselamatan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Program dan Pembinaan BAZNAS Tanggap Bencana 2025” yang diadakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (3/12/2024). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyoroti tingginya potensi bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi, hingga letusan gunung berapi. “Mitigasi bencana menjadi langkah strategis yang sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Prof. Nadra. Ia menambahkan, strategi penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, dalam menghadapi berbagai bencana. Dian Aditya Mandana Putri menjelaskan bahwa BAZNAS RI telah merumuskan tiga pilar utama dalam strategi penanganan bencana, yakni penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penyempurnaan standar layanan. “Ketiga pilar ini dirancang agar dapat diterapkan meskipun tidak dalam situasi darurat, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” ungkapnya. BAZNAS juga menjalankan sejumlah program mitigasi bencana untuk mengurangi dampak dan jumlah korban, seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman Tanggap Bencana, dan BTB Goes to School. “Program-program ini bertujuan mendampingi masyarakat di daerah rawan bencana agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi,” jelas Dian. Ia menyebutkan, program-program tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah pedesaan, bahkan beberapa desa kini mampu membantu wilayah tetangga yang terkena bencana. “Alhamdulillah, di beberapa wilayah program ini telah berhasil. Bahkan, masyarakat setempat mampu membentuk kelompok kerja (pokja) tanggap bencana untuk membantu desa atau kelurahan lain yang terdampak,” ujarnya. Hingga akhir 2024, BAZNAS RI telah menginisiasi 27 lokasi Kampung Tanggap Bencana di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depan, kami berencana menambah lokasi baru sekaligus memastikan keberlanjutan program di 27 titik yang sudah ada. Tujuannya agar masyarakat lebih siap jika terjadi bencana,” tutup Dian. KONTRI : RIPALDI EDITOR : PUTRI
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Mempertahankan Sertifikasi ISO dan Mengoptimalkan Transparansi dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS RI Mempertahankan Sertifikasi ISO dan Mengoptimalkan Transparansi dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yaitu ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diterbitkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. BAZNAS terus meneguhkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki. Penyerahan simbolis kedua sertifikat tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. "Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," kata Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Ketua BAZNAS RI tersebut menjelaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat sesuai dengan standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan transparan. Menurut Kiai Noor, ISO 9001:2015 bertujuan untuk memastikan kualitas manajemen, menjamin bahwa layanan yang diberikan memenuhi standar mutu dan mematuhi regulasi yang berlaku. Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 adalah komitmen BAZNAS untuk menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan zakat serta mencegah korupsi dan praktik suap. BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah menjalani audit ulang oleh Badan Sertifikasi Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, pendistribusian, dan pendukung lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zainulbahar Noor, Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, menyampaikan bahwa pencapaian ini akan memotivasi BAZNAS untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, penghargaan ini juga menunjukkan bahwa manajemen BAZNAS memenuhi standar yang berlaku. Eko Sutrisno dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia memberikan penghargaan kepada BAZNAS atas keberhasilannya mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menurutnya menunjukkan bahwa BAZNAS tetap menjaga kepercayaan publik dan menjadi contoh bagi Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya di Indonesia. Ia berharap BAZNAS dapat memperluas penerapan standar ini ke tingkat daerah, memastikan transparansi dan akuntabilitas terjaga. Untuk informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada 2018 dan terus memperbaharui sertifikasinya, hingga kini memperoleh versi terbaru ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Begitu pula dengan ISO 37001:2016 yang pertama kali diterapkan pada 2019, dan kini diperoleh dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan seluruh unit kerja BAZNAS. kontributor: meisa editor: mas
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Meraih Penghargaan CSR Award 2024 atas Kontribusi dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS RI Meraih Penghargaan CSR Award 2024 atas Kontribusi dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan komitmen dalam memberdayakan masyarakat dengan menerima penghargaan kategori gold pada ajang Indonesian SDGs Awards 2024. Penghargaan tersebut diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD). Acara penganugerahan berlangsung di Jakarta, Kamis (28/11/2024), dengan penghargaan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, didampingi Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo. Saidah mengungkapkan, penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. "Ini juga menjadi motivasi bagi kami selaku lembaga pengelola zakat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar dia. Ia menambahkan, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan program-program BAZNAS RI, seperti Lumbung Pangan, Balai Ternak, dan Zakat Community Development, yang berbasis dana ZIS serta unit pengumpulan zakat (UPZ) dan CSR. Program tersebut telah berkontribusi besar dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. “BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, selain sebagai lembaga yang aktif dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah, juga melakukan penyaluran dalam bentuk pendistribusian dan pendayagunaan zakat," ucap Saidah. Dalam implementasinya, BAZNAS RI menerapkan prinsip “3A”, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Prinsip '3A' ini bukan hanya slogan, tetapi merupakan komitmen nyata kami untuk memastikan bahwa setiap dana yang dikelola benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata dia. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan bahwa inovasi program pemberdayaan umat akan terus ditingkatkan. "Kami ingin zakat tidak hanya menjadi alat bantu perekonomian, tetapi juga solusi berkelanjutan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri," tutur dia. Dengan penghargaan ini, BAZNAS RI berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. “BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan manfaatnya bagi masyarakat," ujar Saidah. PENULIS : ILHAM EDITOR : YMK
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS Mengoptimalkan Dana Zakat untuk Memperluas Akses Kesehatan Nasional
BAZNAS Mengoptimalkan Dana Zakat untuk Memperluas Akses Kesehatan Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan perannya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dana zakat yang lebih terarah dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Hal ini diungkapkan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam sebuah rapat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, Kamis (28/11/2024). Saidah menjelaskan, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan nasional. Melalui pengelolaan dana zakat yang lebih strategis, BAZNAS bertujuan menarik lebih banyak kontribusi dari para muzaki untuk mendanai program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk mendukung program kesehatan. Fokus utama mencakup layanan kesehatan dasar, respons tanggap darurat, hingga pengentasan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program-program kesehatan yang dikelola BAZNAS selaras dengan prinsip maqashid syariah, yang salah satunya menekankan pentingnya menjaga jiwa manusia. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ikatan spiritual antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan kekurangan gizi. “Kami terbuka untuk kerja sama yang lebih luas demi mendukung prioritas kesehatan nasional. Dengan optimalisasi dana zakat, kami yakin dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok mustahik,” tutup Saidah.
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS Tingkatkan Usaha Kelompok
BAZNAS Tingkatkan Usaha Kelompok
Di Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, terdapat sebuah kelompok petani yang tumbuh dan berkembang berkat dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS. Kelompok tersebut adalah Kelompok Mentari Pagi Darussyifa, yang kini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sebuah usaha bisa berkembang pesat dengan bantuan yang tepat. Kelompok ini mengandalkan hasil pertanian jagung pipil sebagai produk utama yang mereka kirimkan ke berbagai industri, salah satunya adalah industri pakan ternak. Setiap kali panen, kelompok ini mengirimkan jagung berkualitas tinggi yang telah diproses dengan kadar air 15-17% untuk memenuhi standar yang dibutuhkan industri pakan. Pada kiriman terbaru mereka, sebanyak 2.016 kg jagung pipil berhasil dijual dengan harga Rp4.800 per kg, menghasilkan omzet sebesar Rp9.676.800. "Jagung yang kami hasilkan sangat dihargai oleh industri pakan, dan ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama kami. Kami berusaha menjaga kualitas agar dapat bersaing di pasar," ujar Dedi, salah satu anggota Kelompok Mentari Pagi Darussyifa. Namun, perjalanan kelompok ini untuk mencapai titik ini tidaklah mudah. Awalnya, banyak kendala yang mereka hadapi, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan pengetahuan tentang cara-cara pertanian yang lebih efisien. BAZNAS hadir untuk membantu mengatasi hambatan-hambatan ini melalui program-program pemberdayaan yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi banyak mustahik. BAZNAS membantu kelompok ini dengan memberikan pelatihan, penyuluhan tentang cara-cara bertani yang lebih produktif, serta akses pembiayaan yang lebih mudah. Tak hanya itu, BAZNAS juga berperan dalam memfasilitasi kelompok ini untuk mengakses pasar yang lebih luas dan menghubungkan mereka dengan industri yang membutuhkan produk mereka. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, Kelompok Mentari Pagi Darussyifa berhasil mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka. Kini, jagung yang mereka hasilkan tidak hanya mencukupi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga mulai menyasar pasar yang lebih luas, berkat sistem pemasaran yang lebih terstruktur. "Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program-program dari BAZNAS. Dengan bantuan mereka, kami bisa lebih fokus mengembangkan usaha tanpa harus terbebani masalah modal atau pengetahuan," kata Dedi dengan penuh rasa syukur. Cerita ini merupakan salah satu contoh nyata dari peran BAZNAS dalam membantu mustahik untuk keluar dari kemiskinan dengan cara yang mandiri dan berkelanjutan. Dukungan BAZNAS tidak hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup pemberdayaan yang mengarah pada kemandirian ekonomi jangka panjang bagi mustahik. Dengan adanya program-program seperti ini, banyak mustahik yang mampu meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengubah nasib keluarga mereka. Di tengah tantangan ekonomi global, peran lembaga filantropi seperti BAZNAS menjadi semakin penting. Melalui kolaborasi antara mustahik dan lembaga seperti BAZNAS, usaha-usaha kecil dan menengah dapat berkembang dengan baik, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Seperti halnya Kelompok Mentari Pagi Darussyifa yang kini menjadi pilar penting dalam penyediaan bahan baku pakan ternak berkualitas, bukti bahwa dengan bantuan yang tepat, usaha kecil dapat bertransformasi menjadi usaha besar yang membawa dampak positif bagi banyak orang.
BERITA15/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Bantu Bersihkan Musala dan Rumah Warga Korban Banjir
BAZNAS RI Bantu Bersihkan Musala dan Rumah Warga Korban Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), melaksanakan aksi resik atau pembersihan di sejumlah musala dan rumah warga yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemulihan lingkungan dan meringankan beban masyarakat yang terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa bencana ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah warga, infrastruktur, dan fasilitas umum. Selain itu, sisa material banjir dan longsor yang menumpuk dapat mengancam kesehatan masyarakat. “Tim BAZNAS segera bergerak menuju lokasi bencana, meskipun akses menuju titik terdampak cukup sulit. Dengan penuh dedikasi, tim terus membuka jalur agar dapat memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, akhir pekan lalu. Aksi bersih-bersih dilakukan di Kampung Warung Nangka, Kecamatan Curug Luhur, yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Dalam kegiatan ini, tim membersihkan lumpur, sampah, dan material lain yang terbawa arus banjir. “Aksi ini bertujuan untuk memulihkan lingkungan sekaligus meminimalisir risiko penyakit yang dapat timbul akibat genangan air, lumpur, dan sampah yang terakumulasi,” jelas Saidah. Selain itu, ia menambahkan bahwa BAZNAS sedang mempersiapkan berbagai layanan kemanusiaan tambahan untuk mendukung masyarakat dalam proses pemulihan. “Kami berharap upaya ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mengembalikan kondisi lingkungan mereka,” tambahnya. Anggota BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang berada di lokasi bencana, Indra Azi, menjelaskan bahwa aksi resik dimulai sejak Kamis, 5 Desember 2024, dan melibatkan berbagai titik lokasi terdampak. “Saat ini, kami fokus pada pembersihan material yang terbawa arus banjir di wilayah Kampung Warung Nangka. Semoga langkah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memulihkan lingkungan mereka,” ungkap Indra. Melalui aksi ini, BAZNAS menunjukkan komitmennya untuk mendukung masyarakat terdampak bencana dengan respons cepat dan layanan langsung. Diharapkan, upaya ini tidak hanya membantu meringankan beban fisik, tetapi juga memberikan semangat kepada masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana. “Semoga setiap langkah bantuan yang diberikan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Saidah Sakwan.
BERITA15/02/2025 | Humas
BANTUAN FISABILILLAH
BANTUAN FISABILILLAH
Bantuan Fii Sabilillah kembali disalurkan oleh Baznas Lampung Selatan kepada pihak yang sedang berjuang di jalan Allah. Baznas Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan kepada fisabilillah, Program ini merupakan bagian dari upaya membantu umat dalam berjihad sosial di masyarakat. Dalam penyalurannya pada tanggal 7 Februari 2025, bantuan diberikan kepada M. Hafifi, M. yang melakukan perjalanan menuju Jember Jawa Timur. Menurut Bapak Kusno Raharjo,SH. selaku pimpinan BAZNAS Lampung Selatan "program ini bertujuan membantu mustahik yang berjuang melaksankan perjalanan untuk keluarganya. Bantuan ini adalah amanah dari umat yang harus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar berjuang dijalan Allah.
BERITA13/02/2025 | Nasrulloh
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat