WhatsApp Icon

PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN HADIRI BAZNAS STRATEGIC DEVELOPMENT 2026, PERKUAT KAPASITAS PENGELOLAAN ZAKAT YANG BERDAMPAK

23/09/2026  |  Penulis: humas

Bagikan:URL telah tercopy
PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN HADIRI BAZNAS STRATEGIC DEVELOPMENT 2026, PERKUAT KAPASITAS PENGELOLAAN ZAKAT YANG BERDAMPAK

dokumentasi baznas lamsel

BANDAR LAMPUNG, Jumat (18/9/2026) — Seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan turut hadir secara penuh dalam rangkaian kegiatan pembekalan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 yang berlangsung di Bandar Lampung. Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan komitmen kuat lembaga dalam menyelaraskan langkah dan memperkuat kapasitas pengelolaan zakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Delegasi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Ketua H. Nur Makfud, S.E., Wakil Ketua I Baha Uddin Naksa Bandi, S.H., Wakil Ketua II Zaini, M.Pd., Wakil Ketua III Ir. Zaenal Arifin, M.T.A., serta Wakil Ketua IV Andriansyah, M.Kes.

Setelah rangkaian pembukaan BSD 2026, kegiatan hari kedua diisi dengan pembekalan mendalam bagi seluruh Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Lampung. Sejumlah materi strategis disampaikan, mencakup penguatan penghimpunan dana, pembangunan kepercayaan publik, peningkatan profesionalisme amil, hingga pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang berdampak nyata bagi masyarakat.

MATERI PERTAMA: OPTIMALISASI FUNDRAISING BAZNAS DAERAH

Materi pertama berjudul “Optimalisasi Fundraising BAZNAS Daerah”, disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., didampingi Fitriansyah Agus Setiawan. Materi ini menjadi landasan penting bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperkuat kapasitas dalam menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah, sekaligus memperluas basis muzaki di wilayah kerjanya.

Ditekankan bahwa penguatan penghimpunan dana tidak hanya berkaitan dengan upaya mengumpulkan sumber daya, melainkan juga membangun hubungan dan kepercayaan yang kokoh antara lembaga dengan masyarakat. Komunikasi yang baik, pelayanan yang relevan, serta kemampuan lembaga dalam menunjukkan manfaat nyata dari dana yang telah dipercayakan menjadi kunci utama keberhasilan penghimpunan.

MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI REGULASI DAN ETIKA

Pembekalan dilanjutkan dengan materi “Strategi Membangun Kepercayaan Publik: Melalui Regulasi dan Etika Pengelolaan Zakat” yang disampaikan Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI Mulya Dwi Harto, S.H., M.H.

Bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam menjalankan amanah masyarakat. Pengelolaan zakat yang patuh pada regulasi, etika, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik mutlak dipatuhi. Hal ini tidak hanya menjadi kewajiban syariah dan hukum, melainkan juga bentuk tanggung jawab lembaga kepada seluruh masyarakat yang telah menitipkan dananya.

PROFIL AMIL ZAKAT: AMANAH, INTEGRITAS, DAN KOMPETENSI

Selanjutnya, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Sarniti, S.H., M.H. menyampaikan materi “Profil Amil Zakat”. Dalam sesi ini ditekankan bahwa amil bukan sekadar pegawai, melainkan pihak yang diberi amanah untuk mengelola dana umat secara profesional, sekaligus sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, agen perubahan sosial, dan representasi lembaga serta syiar Islam.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan untuk terus membentuk amil yang memiliki karakter kuat: amanah, jujur, cerdas, mampu berkomunikasi, dan memberikan pelayanan terbaik. Peningkatan kompetensi amil—mulai dari penghimpunan, pendistribusian, keuangan, digitalisasi, hingga kemampuan manajerial dan penyelesaian konflik—menjadi prioritas berkelanjutan.

PROGRAM PENDAYAGUNAAN ZIS YANG BERDAMPAK DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN

Materi penutup disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., dengan judul “Program Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS yang Berdampak dan Fundraise-able”.

Ditekankan bahwa program pendistribusian ZIS harus dirancang untuk menghasilkan perubahan nyata dan terukur bagi mustahik, sekaligus mampu membangun kepercayaan serta keterlibatan aktif para muzaki. Transparansi, akuntabilitas, identitas program yang kuat, serta komunikasi yang konsisten menjadi kunci agar zakat tidak hanya disalurkan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

KOMITMEN BAZNAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Seluruh rangkaian pembekalan memperlihatkan keterkaitan yang erat antara penghimpunan dana, kepercayaan publik, kualitas amil, dan dampak program. Fundraising membutuhkan kepercayaan, kepercayaan dibangun melalui tata kelola dan integritas, dan diperkuat dengan amil yang kompeten serta program yang menunjukkan manfaat secara nyata.

Melalui partisipasi penuh seluruh jajaran pimpinan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan menyatakan kesiapannya untuk terus menyelaraskan langkah, memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengembangkan program-program yang berdampak luas dan dapat dipertanggungjawabkan secara syariah maupun publik di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Semangat ini sejalan dengan tujuan BSD 2026 secara keseluruhan, yaitu mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan umat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lampung Selatan.

Lihat Daftar Rekening →